Staf Pengolah Sampah Ditemukan Meninggal di Kos Gili Meno
- 04 Sep 2026 08:51 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Suasana di Dusun Gili Meno, Desa Gili Indah, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mendadak dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di tempat kosnya, Kamis 3 September 2026.
Korban diketahui berinisial S (29), seorang staf perusahaan pengolah sampah PT Eco Island yang selama bekerja di kawasan Gili Meno tinggal di tempat kos milik warga setempat.
Kasi Humas Polres Lombok Utara IPTU Zainuddin mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya, Ahmayadi (35), sekitar pukul 10.30 WITA.
Saat itu, Ahmayadi datang ke tempat kos korban untuk mengantarkan pengisi daya telepon seluler yang sebelumnya diminta oleh korban.
“Berdasarkan keterangan awal saksi, korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat,” kata Zainuddin.
Menurut keterangan yang dihimpun polisi, pada Kamis pagi korban meminta rekannya mengambilkan pengisi daya telepon seluler yang berada di kantor PT Eco Island untuk dibawa ke tempat kos.
Ahmayadi kemudian kembali ke kos korban sekitar pukul 10.30 WITA. Namun, ketika hendak masuk, ia mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Saksi kemudian meminta bantuan sejumlah rekan kerja. Korban selanjutnya diturunkan dari tempat tersebut oleh Ahmayadi bersama Neza Vebrius (38), yang juga merupakan karyawan PT Eco Island.
Dalam proses tersebut, saksi menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh korban. Temuan itu kemudian diamankan dan menjadi salah satu bagian yang didalami oleh kepolisian.
Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, Tim Inafis Polres Lombok Utara langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.
Tim Inafis tiba di tempat kos milik Misdin sekitar pukul 12.45 WITA.
Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap lokasi serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Sekitar pukul 12.55 WITA, jenazah korban dibawa dari Gili Meno menuju Pelabuhan Bangsal menggunakan perahu publik.
Setibanya di Pelabuhan Bangsal, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Nipah menuju RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum luar.
Zainuddin menegaskan, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut secara utuh.
“Untuk penyebab pasti kematian, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta melakukan pendalaman berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan para saksi,” ujarnya.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Tambang Eleh, Desa Jagaraga, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Selama bekerja di Gili Meno, korban tinggal di tempat kos milik warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....