Tambal Sulam Jalan di Mataram Terbentur Anggaran
- 18 Mei 2026 17:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram menghadapi tantangan besar dalam menangani kerusakan jalan berlubang pada tahun 2026. Di tengah meningkatnya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram hanya memiliki anggaran sekitar Rp200 juta untuk program tambal sulam jalan.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, mengatakan anggaran tersebut digunakan melalui sistem swakelola, di mana dinas hanya mengalokasikan pembelian material sementara pengerjaan dilakukan sendiri oleh petugas.
“Untuk tambal sulam ada sekitar Rp200 juta, kalau swakelola kita yang melakukan. Hanya beli bahan,” ujarnya Senin, 18 Mei 2026.
Menurut Lale, keterbatasan anggaran membuat penanganan jalan rusak belum mampu dilakukan secara maksimal. Permintaan penambalan terus meningkat hampir di seluruh wilayah kota, terutama pada jalan lingkungan yang kembali mengalami kerusakan meski sebelumnya telah diperbaiki.
“Sekarang permintaan untuk penambalan itu banyak sekali. Nanti kita lihat sisa anggaran. Kalau kurang ya kita usulkan di ABT untuk tambal sulam,” katanya.
Kerusakan jalan di Kota Mataram disebut tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca dan usia jalan, tetapi juga tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas di ruas jalan kota. Padahal, konstruksi jalan kota memiliki spesifikasi berbeda dibandingkan jalan nasional yang memang dirancang menahan beban kendaraan berat.
“Kalau jalan kota itu sebenarnya tronton, truk besar, fuso tidak boleh lewat terlalu banyak di situ. Karena jenis aspal kita berbeda dengan jalan nasional,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....