Kopdes Merah Putih Taman Ayu Diproyeksi Serap Hasil Usaha Warga
- 18 Mei 2026 16:10 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah desa optimistis koperasi tersebut akan menjadi pusat penggerak ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal mulai dari sektor pertanian, perkebunan hingga perikanan.
Kepala Desa Taman Ayu, Muhammad Tajudin menyampaikan progres pembangunan fisik saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Sejumlah pekerjaan yang tersisa di antaranya penyelesaian atap bangunan, pemasangan keramik, hingga penataan bagian dalam gedung.
“Progresnya seperti yang kita lihat sudah enam puluh persen. Pembangunan kita tinggal atap kemudian perbaikan yang ada di dalam termasuk keramik dan lain sebagainya,” ujar Tajudin saat ditemui RRI di Lokasi KDMP Taman Ayu, Gerung, Lombok Barat. Senin 18 Mei 2026.
Selain pembangunan fisik, pemerintah desa juga mulai mempersiapkan struktur kelembagaan koperasi. Menurutnya, struktur pengurus di tingkat desa sudah terbentuk mulai dari ketua, sekretaris hingga bendahara. Namun, untuk sistem pengelolaan secara menyeluruh masih menunggu kebijakan dan pola manajemen dari pemerintah pusat.
“Kesiapan yang lain secara struktur sekarang pihak pusat juga sedang melakukan rekrutmen untuk SPPI-nya. Kalau di desa secara struktur sudah kita bentuk ketua KDMP dan sekretaris bendaharanya sudah berjalan,” katanya.
Ia menegaskan, rekrutmen anggota koperasi dilakukan melalui musyawarah desa agar tetap mengedepankan keterlibatan masyarakat. Sebab, sistem manajemen nantinya akan memadukan struktur dari pemerintah pusat dan pemerintah desa.
“Nanti kalau sudah ketemu dua-duanya baru terbentuk pola-pola kerjanya seperti apa,” katanya menegaskan.
Muhammad Tajudin menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih harus benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekitar. Menurutnya, koperasi tidak boleh sekadar berdiri sebagai simbol program pemerintah, melainkan menjadi instrumen nyata penguatan ekonomi warga desa.
“Target utamanya itu harus masyarakat sekitar. Karena di sini pengelolaan perikanan, perkebunan apalagi pertanian cukup banyak,” ucapnya.
Ia berharap koperasi tersebut nantinya mampu menjadi pusat distribusi dan penampung hasil usaha masyarakat. Seluruh potensi desa akan diarahkan masuk ke koperasi untuk kemudian kembali didistribusikan demi kesejahteraan warga.
“Jadi Kopdes ini benar-benar menjadi epicentrum instrumen usaha masyarakat. Penyedot hasil-hasil usaha masyarakat ini di Kopdes dan kemudian nanti terdistribusi kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah desa menargetkan pembangunan dapat rampung pada akhir tahun 2026 sehingga operasional koperasi bisa dimulai pada awal tahun mendatang. Berbagai sektor usaha pun mulai dipetakan untuk dikolaborasikan dengan keberadaan koperasi desa tersebut.
Muhammad Tajudin mengatakan, potensi sektor kelautan dan pertanian diyakini akan menjadi kekuatan utama Kopdes Merah Putih Taman Ayu. Bahkan, tidak menutup kemungkinan akan lahir kelompok usaha nelayan maupun pengolahan hasil pertanian yang terintegrasi langsung dengan koperasi.
“Saya meyakini betul bahwa hal paling utama dari terbentuknya Kopdes ini adalah bagaimana merekrut semua potensi yang ada untuk dikelola kemudian diberikan sepenuhnya kembali kepada masyarakat,” katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....