Damkar Bima Kerahkan 5 Armada Padamkan Kebakaran di Desa Lido

  • 16 Mei 2026 13:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima berjibaku memadamkan kebakaran besar yang melanda permukiman warga di Desa Lido, Kecamatan Belo, Sabtu 16 Mei 2026. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api yang menghanguskan 17 bangunan milik warga.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bima, Ruslan, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat melalui call center.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 03.15 WITA dari warga Desa Lido. Tim langsung bergerak menuju lokasi dengan mengerahkan armada dari Kabupaten Bima, Kecamatan Belo, Palibelo dan Monta,” ujar Ruslan.

Menurutnya, petugas menghadapi kesulitan saat proses pemadaman karena kondisi rumah yang padat dan sebagian besar berbahan kayu sehingga api cepat membesar.

“Kobaran api sangat besar dan merembet dengan cepat ke rumah-rumah lain. Beruntung petugas bersama warga berhasil mengendalikan api sehingga tidak meluas lebih jauh,” katanya.

Berdasarkan data sementara, kebakaran menghanguskan 15 rumah panggung 12 tiang, satu rumah semi permanen dan satu gudang. Selain itu terdapat dua bangunan lain yang mengalami kerusakan ringan di bagian samping.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh isi rumah milik warga habis terbakar. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Peristiwa kebakaran diduga dipicu aksi pembakaran sengaja oleh seorang warga bernama Haerul (38) yang disebut mengalami gangguan kejiwaan.

Informasi di lapangan menyebutkan, pelaku diduga ingin membakar rumah adiknya akibat konflik keluarga. Namun api justru membesar dan menjalar ke rumah warga lain.

Sejumlah korban yang rumahnya hangus terbakar di antaranya Feriman, Juniansyah, Ruslan, Wahyudin, Andon, Feryman, Hadiah, Sri Angriani, Fahrudin, Edi Supriadin, Alimudin, Mandalio, Murni hingga Aldi.

Pasca kebakaran, warga terdampak kini mengungsi sementara ke rumah keluarga dan tetangga terdekat. Mereka sangat membutuhkan bantuan berupa makanan, pakaian, selimut dan kebutuhan dasar lainnya.

Ruslan berharap masyarakat tetap bersabar menghadapi musibah tersebut serta tidak terpancing emosi.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dan pemerintah daerah dapat segera menyalurkan bantuan darurat,” ujarnya.

Ia juga meminta aparat kepolisian segera mengambil langkah pengamanan terhadap terduga pelaku demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Hingga Sabtu pagi, kondisi di lokasi kebakaran dilaporkan aman. Aparat gabungan masih berjaga di sekitar lokasi sambil melakukan pendataan terhadap seluruh korban terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....