Umat Kristiani Dompu Diajak Jaga Kerukunan di Tengah Mayoritas

  • 14 Mei 2026 13:28 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Pemimpin Paroki Gereja Santa Maria–Santo Yoseph Dompu, Nusa Tenggara Barat, Romo Marten de Porez Loya, mengajak umat Kristiani di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, untuk tetap menjaga sikap saling menghormati dan memahami posisi sebagai kelompok minoritas di tengah masyarakat mayoritas Muslim.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk upaya menjaga kerukunan dan keharmonisan antarumat beragama yang selama ini terjalin baik di Kabupaten Dompu.

Menurut Romo Marten, warga dan Pemerintah Kabupaten Dompu selama ini telah memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan aktivitas peribadatan maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Sejak dulu, umat Kristiani di Dompu hidup dengan aman dan nyaman. Tidak pernah ada gangguan dalam menjalankan ibadah maupun kehidupan sosial,” ujarnya, Kamis, 14 Mei 2026.

Ia mengatakan, secara historis kehidupan toleransi di Kabupaten Dompu telah tumbuh kuat sejak lama. Meski berada sebagai kelompok minoritas, umat Kristiani tidak pernah merasa diusik ataupun mendapatkan perlakuan diskriminatif dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu terlihat dari aktivitas gereja-gereja di Kabupaten Dompu yang dapat melaksanakan peribadatan secara tenang dan terbuka tanpa hambatan.

Selain itu, kata Romo Marten, para pemimpin gereja juga sering dilibatkan dalam berbagai forum penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan di daerah.

Bahkan, unsur gereja turut masuk dalam tim deteksi dini dan penyelesaian konflik yang dibentuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Dompu.

“Komunikasi antarumat beragama berjalan baik. Hubungan dengan organisasi keagamaan lain juga sangat harmonis,” katanya.

Ia berharap kondisi tersebut terus dipertahankan oleh seluruh elemen masyarakat, sehingga Kabupaten Dompu tetap menjadi daerah yang damai dan menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....