Puluhan Lapak Kurban di Mataram Disisir Tim Kesehatan
- 13 Mei 2026 19:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Jelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Mataram memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Dinas Pertanian Kota Mataram mencatat sedikitnya 65 hingga 70 lapak pedagang hewan kurban telah terdata tersebar di sejumlah wilayah, dan jumlah itu diperkirakan masih terus bertambah seiring pembangunan lapak baru oleh pedagang musiman.
"Langkah pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi, sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menular strategis," kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram, Lalu Johari, Rabu 13 Mei 2026.
Ia mengatakan pihaknya telah membentuk enam tim pemeriksa yang beranggotakan 36 orang. Tim tersebut diterjunkan ke seluruh kecamatan guna melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban secara langsung di lapangan.
“Tim pemeriksa sudah mulai turun melakukan pemeriksaan. Fokus kami memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan aman untuk masyarakat,” ujar Johari.
Ia menjelaskan, tim pemeriksa tidak hanya berasal dari jajaran Pemerintah Kota Mataram, tetapi juga melibatkan Pemerintah Provinsi NTB dan unsur perguruan tinggi. Salah satu institusi pendidikan yang turut dilibatkan yakni Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma).
"Keterlibatan lintas lembaga dilakukan untuk memperkuat pengawasan kesehatan hewan menjelang meningkatnya aktivitas jual beli hewan kurban," ucapnya.
Pemeriksaan tahap awal telah dilakukan di wilayah Kecamatan Selaparang. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan beberapa hewan mengalami gangguan penyakit mata ringan. Meski demikian, secara umum kondisi hewan kurban masih dinyatakan sehat dan layak dijual.
“Yang paling kami antisipasi adalah penyakit menular seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), antraks, dan penyakit menular lainnya. Sampai saat ini belum ada temuan hewan yang terindikasi terkena penyakit tersebut,” katanya.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada pedagang terkait kebersihan kandang, pola pemberian pakan, hingga tata cara penanganan hewan yang sakit. Upaya itu dilakukan agar kualitas hewan kurban tetap terjaga hingga hari penyembelihan.
"Pada prinsifnya kami memastikan pengawasan dilakukan secara berkala hingga mendekati Iduladha, terutama pada lapak-lapak baru yang mulai beroperasi di berbagai titik di Kota Mataram," ungkap Johari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....