Pemkot Bima Siapkan Langkah Pengenalian Inflasi

  • 12 Mei 2026 14:16 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Kota Bima - Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bima telah menyiapkan langkah konkret pengendalian inflasi menjelang HBKN Idul Adha 2026. Antara lain, Penguatan Koordinasi TPID, Operasi Pasar Gerakan Pangan Murah (GPM), Jaminan Pasokan Antar Daerah, Stabilisasi Pasokan Daging Sapi, Intensifikasi Pemantauan Harga, Pengawasan Distribusi dan Pencegahan Penimbunan, serta Komunikasi Publik Aktif.

“Operasi pasar dilaksanakan di tujuh kelurahan bekerja sama dengan Perum Bulog Bima, BUMN, dan distributor lokal dengan menyediakan beras, gula, minyak goreng, telur, cabai, bawang, dan kebutuhan pokok lainnya di bawah harga pasar. Kegiatan puncak GPM dijadwalkan pada H-3 Idul Adha (24 Mei 2026) dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya saat menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan agenda utama pembahasan pengendalian harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 1447 H/2026. Kegiatan berlangsung di Kota Mataram Selasa, 12 Mei 2026.

TPID Kota Bima juga memperkuat koordinasi pasokan pangan dengan Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Timur hingga Bali guna menjamin ketersediaan telur, beras, cabai, dan komoditas hortikultura.

Wakil Wali Kota Bima menegaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan kerja bersama seluruh pihak. “Pemerintah Kota Bima berkomitmen menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman menjelang Idul Adha. Langkah antisipatif dilakukan sejak dini agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan tenang.

Melalui sinergi pemerintah daerah, Bank Indonesia, BPS, Forkopimda, serta seluruh anggota TPID, diharapkan stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Provinsi NTB, khususnya Kota Bima, tetap terjaga menjelang HBKN Idul Adha 1447 H.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....