Tatapan Berujung Tragis, Warga Desa Pandai Tewas Dibacok Dua Bersaudara
- 11 Mei 2026 12:48 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Peristiwa berdarah mengguncang warga Desa Pandai, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang pria bernama Supardin (38) tewas mengenaskan usai dibacok dua pria bersaudara berinisial FDL dan ANS.
Insiden tersebut sontak menghebohkan masyarakat setempat. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi sawah di Dusun Nggaro, tempat korban ditemukan bersimbah darah dengan sejumlah luka serius di tubuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tragis itu dipicu persoalan sepele. Ketegangan bermula saat korban melintas di depan rumah salah satu pelaku. Tatapan antara keduanya berubah menjadi adu mulut yang memanas.
Korban kemudian meninggalkan lokasi dan menuju area persawahan. Namun situasi tak berhenti sampai di situ. Salah satu pelaku diduga menyusul korban sambil membawa senjata tajam jenis parang.
Di area sawah, pertengkaran kembali pecah. Korban yang berusaha mengambil kayu untuk melindungi diri diduga langsung diserang secara brutal. Tak hanya satu orang, kakak dari pelaku utama juga disebut ikut melakukan penganiayaan terhadap korban.
Akibat serangan membabi buta itu, korban mengalami luka parah pada bagian kepala, wajah, perut hingga tangan dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Yang menyita perhatian warga, kedua pelaku terlihat tersenyum saat diamankan aparat kepolisian. Video penangkapan mereka pun ramai beredar dan memicu beragam reaksi dari masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Bima AKP Abdul Malik mengatakan kedua terduga pelaku telah diamankan dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Bima.
“Motif pastinya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang dipicu persoalan sepele namun berujung maut. Warga berharap aparat menindak tegas pelaku agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....