TPA Ijo Balit Diprediksi Penuh dalam Lima Tahun
- 10 Mei 2026 14:34 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kapasitas tampungan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ijo Balit diperkirakan hanya mampu bertahan hingga lima tahun ke depan. Kondisi tersebut dipicu tingginya volume sampah yang masuk setiap hari, sehingga pemilahan sampah dari sumber, dinilai menjadi solusi utama untuk mengurangi beban TPA.
Kepala UPT TPA Ijo Balit, Suhardan, mengungkapkan volume sampah yang masuk saat ini mencapai lebih dari 111 ton per hari, bahkan menembus angka 112 ton per hari. Sampah tersebut berasal dari berbagai sumber, termasuk dari dapur-dapur MBG.
“Kalau kondisi ini terus berlangsung tanpa pengurangan dari sumber, kapasitas TPA tentu akan semakin terbatas,” ujarnya Minggu, 10 Mei 2026.
Ia menjelaskan, hingga tahun 2030 mendatang tidak direncanakan pembangunan TPA baru, melainkan hanya TPA residu. Karena itu, inovasi dalam pengelolaan sampah dan pemilahan dari sumber menjadi kebutuhan mendesak untuk menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA.
Dalam pengelolaannya, TPA Ijo Balit menerapkan sistem controlled fill, yakni metode penimbunan sampah yang dilakukan setiap empat hari sekali. Sistem ini bertujuan untuk mencegah berkembangnya lalat yang dapat menjadi sumber penyakit sekaligus mempercepat proses degradasi sampah.
"Seluruh area TPA telah dilengkapi lapisan kedap air guna mencegah limbah meresap ke dalam tanah dan mencemari lingkungan sekitar," ucapnya.
Untuk mendukung pengurangan volume sampah, pihak TPA juga memberdayakan sebanyak 125 pemulung yang mampu memilah sampah hingga 0,7 meter kubik per hari. Meski demikian, hingga kini belum tersedia depo penampungan khusus sehingga upaya pengurangan sampah masih perlu terus ditingkatkan.
"Dengan kapasitas TPA yang semakin terbatas, pemilahan sampah dari sumber merupakan langkah paling penting agar TPA Ijo Balit tidak cepat mengalami kelebihan muatan," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....