Setwapres RI Pantau Langsung Gebrakan Stunting Lombok Barat

  • 08 Mei 2026 12:23 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali menunjukkan langkah serius dalam menekan angka stunting. Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Wakil Bupati Nurul Adha menerima kunjungan Tim Percepatan Penurunan Stunting Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia di Ruang Senggigi Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 5 Mei 2026.

Kunjungan tim yang dipimpin Irma A. H. Siahaan tersebut dilakukan untuk memonitor secara langsung berbagai langkah percepatan penurunan stunting yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Kehadiran tim dari Sekretariat Wakil Presiden RI menjadi bukti bahwa program penanganan stunting di Lombok Barat mendapat perhatian serius di tingkat nasional.

Dalam kesempatan itu, Bupati LAZ menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat berbagai program kesehatan anak demi menciptakan generasi Lombok Barat yang sehat dan berkualitas. Salah satu langkah nyata yang kini dijalankan adalah program Intervensi Stunting dengan Pemberian Susu Pertumbuhan atau INSTING SUPER kepada 1.552 balita sasaran.

“Program intervensi ini menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menekan angka stunting secara nyata dan terukur,” ujarnya.

Bupati LAZ menjelaskan, hasil dari intervensi pemberian susu pertumbuhan menunjukkan capaian yang sangat menggembirakan. Tingkat kepatuhan konsumsi susu PKMK oleh balita sasaran tercatat mencapai 88,9 persen.

“Intervensi susu PKMK kepada anak-anak stunting kita terbukti dapat meningkatkan berat badan maupun tinggi badan secara signifikan,” katanya menegaskan.

Ia mengungkapkan, sebanyak 98,9 persen dari total 1.552 anak penerima program mengalami kenaikan berat badan setelah mendapatkan intervensi. Bahkan program tersebut berhasil membebaskan 16,2 persen anak dari kondisi stunting.

“Capaian ini menjadi harapan besar bagi masa depan anak-anak Lombok Barat agar tumbuh sehat dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” ucapnya.

Tak hanya itu, program intervensi tersebut juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan status gizi anak berdasarkan tinggi badan menurut umur. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mencatat peningkatan status gizi mencapai 28,8 persen, angka yang dinilai sangat baik dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Di akhir kegiatan, Bupati LAZ melakukan penandatanganan komitmen percepatan penurunan stunting sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memperkuat sinergi dan langkah konkret menekan angka stunting di daerah.

“Kami akan terus bergerak bersama semua pihak agar Lombok Barat mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....