Kebutuhan Darah Banyak, PMI Kota Bima Gencar Lakukan Ini
- 07 Mei 2026 13:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Bima - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bima mengungkapkan ketersediaan stok darah di wilayah Bima masih belum mampu memenuhi tingginya kebutuhan rumah sakit setiap harinya.
Sekretaris PMI Kota Bima, Rusdin mengatakan kebutuhan darah yang harus disalurkan ke rumah sakit mencapai ratusan kantong per hari. Namun stok darah yang tersedia sering kali berada di bawah jumlah permintaan.
"Ketersediaan darah masih kurang. Kalau penyaluran kita 200 sampai 250 kantong setiap hari, sementara stok yang tersedia hanya sekitar 150 sampai 200 kantong," ujar Rusdin saat ditemui di kantor PMI Kota Bima, Kamis 7 Mei 2026.
Menurut Rusdin, kondisi tersebut membuat PMI harus bekerja ekstra untuk menjaga agar stok darah tetap tersedia, terutama saat permintaan meningkat secara mendadak.
Saat ini, kebutuhan darah digunakan untuk menyuplai beberapa rumah sakit di wilayah Bima dan Dompu, seperti RSUD Kota Bima, RSUD Sondosia, RS Muhammadiyah Bima dan RS dr Agung.
Ia menjelaskan, darah yang tersedia diperuntukkan bagi berbagai kebutuhan medis, mulai dari pasien operasi, ibu melahirkan, korban kecelakaan hingga pasien yang membutuhkan transfusi darah rutin.
Rusdin mengaku rendahnya jumlah pendonor aktif menjadi salah satu penyebab stok darah belum mampu memenuhi kebutuhan secara maksimal. Bahkan dalam kondisi tertentu, PMI harus mencari tambahan pendonor untuk memenuhi permintaan rumah sakit.
“Kami berharap masyarakat lebih sadar pentingnya donor darah. Karena kebutuhan darah ini terus ada setiap hari dan sangat dibutuhkan pasien,” katanya.
Untuk mengatasi keterbatasan stok, PMI Kota Bima terus melakukan kegiatan donor darah massal serta sosialisasi ke berbagai instansi, sekolah dan komunitas masyarakat agar minat donor darah semakin meningkat.
PMI juga mengajak masyarakat yang memenuhi syarat kesehatan untuk rutin mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....