Nasib Mataram Mall di Ujung Evaluasi, Wali Kota Tunggu Itikad PT PCF
- 06 Mei 2026 19:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Pemerintah Kota Mataram belum mengambil keputusan final terkait kelanjutan pengelolaan Mataram Mall. Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa nasib pusat perbelanjaan tersebut masih bergantung pada itikad baik pengelola, PT Pacifik Cilanaya Fantasy (PCF), dalam menyelesaikan kewajiban kontraktualnya.
Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengatakan saat ini masih proses evaluasi dengan melibatkan tim kajian hukum yang dibentuk khusus untuk menelaah kontrak kerja sama dengan PT PCF. Pasalnya sejumlah kewajiban yang belum dipenuhi oleh pihak pengelola menjadi catatan penting dalam proses tersebut.
"Ya kita tunggu saja inikan masih ada waktu atau batas waktu untuk penyelesaian kewajiban oleh pihak pengelola hingga 11 Juni ini," katanya Rabu, 6 Mei 2026.
Menurut Mohan, keputusan terkait perpanjangan kontrak atau skema pengelolaan baru belum dapat ditetapkan karena masih menunggu komitmen dari PT PCF.
“Saya minta mereka menyelesaikan kewajiban sesuai dengan kontrak yang sudah disepakati. Itu yang utama dulu,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tim kajian hukum telah diminta untuk mengkaji tidak hanya aspek legal kontrak, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosiologis dari keberadaan Mataram Mall bagi masyarakat.
Pemkot membuka berbagai kemungkinan, mulai dari perpanjangan kontrak, penyusunan kontrak baru dengan klausul lebih tegas, hingga opsi tidak melanjutkan kerja sama jika kewajiban tidak dipenuhi.
“Peluang itu masih terbuka. Sepanjang mereka punya komitmen menyelesaikan kewajiban, tentu akan kami pertimbangkan. Tapi kalau tidak, bisa saja kami tidak melanjutkan kontrak,” ujar Mohan.
Ia menambahkan, kontrak ke depan akan dirancang lebih ketat, mencakup batas waktu, besaran kontribusi, serta mekanisme pengelolaan yang lebih jelas dan akuntabel.Tak hanya itu, Pemkot juga membuka kemungkinan skema seleksi ulang pengelola melalui proses yang lebih kompetitif.
“Bisa saja nanti kita lakukan beauty contest untuk menentukan pengelola baru. Tapi yang paling penting saat ini adalah penyelesaian kewajiban yang ada,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....