Enam Rumah Terbakar di Bima, Dua Ludes Rata dengan Tanah
- 06 Mei 2026 08:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID,Bima - Kebakaran hebat kembali melanda permukiman warga di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Selasa 5 Mei 2026 malam. Peristiwa yang terjadi di Dusun Rocimena, RT 010 RW 003, Desa Monta, Kecamatan Monta ini menghanguskan dua unit rumah dan merusak empat rumah lainnya.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah warga, kemudian dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain yang sebagian besar berbahan kayu. Kondisi permukiman yang berdekatan turut mempercepat penyebaran api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bima, Ruslan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa total ada enam rumah warga terdampak dalam insiden itu.
"Iya benar, telah terjadi kebakaran di Desa Monta, Kecamatan Monta tadi malam. Ada enam rumah warga yang terdampak, dua di antaranya hangus terbakar hingga rata dengan tanah," kata Ruslan kepada RRI, Rabu 6 Mei 2026 pagi.
Rulan menyebut, dua rumah panggung berbahan kayu 12 tiang milik Muhammad (58) dan Firdaus (23) rata dengan tanah. Kerugian yang dialami Muhammad diperkirakan mencapai Rp 60 juta, sementara Firdaus mengalami kerugian lebih besar, yakni sekitar Rp150 juta.
Sementara itu, empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Rumah milik Supratman mengalami kerusakan pada bagian atap dan dinding.
Rumah Sahril terbakar pada bagian dapur serta sebagian atap. Rumah Rijal mengalami kerusakan pada atap, sedangkan rumah Yahya mengalami kerusakan pada bagian atap dan jendela.
"Total kerugian untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta. Dengan demikian, keseluruhan kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp230 juta," ujarnya menegaskan.
Dia menambahkan, berdasarkan laporan warga setempat kebakaran pertama kali terjadi sekitar pukul 20.55 WITA. Api diduga muncul dari rumah milik Muhammad yang saat itu dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang berada di Sumbawa.
"Dugaan sementara percikan api dari korsleting listrik dengan cepat menyambar bagian atap rumah yang mudah terbakar. Dalam waktu singkat, api membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya," ucapnya.
Meski kebakaran menyebabkan kerugian material yang cukup besar, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, para korban kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda mereka.
Beberapa warga yang terdampak terlihat berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan, sementara sebagian lainnya hanya bisa menyaksikan rumah mereka dilalap si jago merah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....