Bupati Lotim Tinjau Pasar Pringgabaya , 164 Pedagang Akan Terima Bantuan

  • 29 Apr 2026 15:30 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur ( Lotim ), H. Haerul Warisin, meninjau langsung kondisi Pasar Pringgabaya yang terbakar pada Senin sore 27 April 2026. Peninjauan tersebut dilakukan pada Rabu, 29 April 2026,usai dirinya kembali dari kunjungan kerja di Jakarta.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perdagangan, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta Baznas Lombok Timur. Kebakaran yang terjadi sebelumnya dilaporkan menghanguskan ratusan lapak pedagang yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat turut terdampak dalam peristiwa tersebut.

Di sela-sela peninjauan, Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menunjukkan kepedulian dan komitmen penuh dalam menangani dampak kebakaran tersebut. Ia menekankan bahwa pasar merupakan urat nadi perekonomian masyarakat sekaligus penyedia kebutuhan pokok yang harus segera dipulihkan.

“Masyarakat diharapkan bersabar karena semua saat ini sedang dalam proses penanganan. Kami akan upayakan perbaikan hingga kondisi kembali normal seperti sedia kala,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah telah menyiapkan solusi jangka pendek bagi para pedagang terdampak. Sebanyak 164 pedagang direncanakan akan menerima bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp2 juta.

Selain itu, untuk menjaga agar aktivitas ekonomi tetap berjalan, pemerintah juga akan segera membangun lapak sementara agar para pedagang dapat kembali berjualan. Sementara itu, terkait pemulihan fisik pasar, Dinas Pekerjaan Umum telah diinstruksikan untuk segera menghitung estimasi anggaran perbaikan secara rinci dan akurat.

" Tingkat kerusakan yang cukup besar, rencana renovasi total Pasar Pringgabaya dipastikan akan masuk dalam daftar anggaran prioritas pada tahun 2027 mendatang," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....