335 PAUD di Dompu Gagal Terima BOP Kinerja dan Afirmasi Tahun Ini

  • 28 Apr 2026 10:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Sebanyak 335 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, dipastikan tidak menerima Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) kinerja dan afirmasi pada tahun ini.

Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Dikpora Dompu, Muhammad Sadik, menjelaskan bahwa kegagalan memperoleh bantuan di luar dana BOS tersebut disebabkan oleh tidak terpenuhinya salah satu syarat utama, yakni keikutsertaan dalam Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).

“Banyak penyelenggara PAUD tidak mengikuti Sulingjar, sehingga tidak memenuhi kriteria untuk mendapatkan BOP afirmasi maupun kinerja,” ujarnya, Selasa, 28 April 2026.

Sulingjar, kata Sadik, merupakan instrumen penting yang digunakan pemerintah untuk memotret kondisi nyata satuan pendidikan. Survei ini melibatkan kepala sekolah dan guru yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sehingga hasilnya menjadi dasar dalam menentukan intervensi dan peningkatan mutu pendidikan.

Untuk tingkat PAUD, besaran BOP afirmasi maupun BOP kinerja mencapai Rp45 juta per tahun untuk masing-masing lembaga. BOP afirmasi sendiri ditujukan bagi satuan pendidikan di daerah tertinggal dan terluar guna mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Namun demikian, tidak hanya BOP afirmasi, BOP kinerja yang diperuntukkan bagi sekolah berprestasi juga tidak berhasil diperoleh oleh satu pun PAUD di Dompu tahun ini. Hal tersebut dipengaruhi oleh capaian rapor pendidikan yang masih didominasi kategori rendah.

“Rapor pendidikan kita masih banyak yang merah, sehingga tidak ada PAUD yang memenuhi kriteria penerima BOP kinerja,” tambahnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Pemerintah daerah berharap, ke depan seluruh satuan PAUD dapat lebih aktif mengikuti Sulingjar serta melakukan berbagai pembenahan, agar peluang memperoleh bantuan peningkatan mutu pendidikan dapat dimaksimalkan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....