Tahun Ajaran Baru 2026, Disdik Mataram Tergetkan Merger Sejumlah SD
- 27 Apr 2026 14:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram — Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pendidikan mulai menata ulang peta pendidikan dasar dengan menggabungkan sejumlah sekolah dasar (SD), yang ditargetkan efektif pada tahun ajaran baru 2026/2027.
"Kebijakan ini bukan sekadar efisiensi, melainkan langkah strategis untuk menjawab tantangan kualitas layanan pendidikan di tengah penurunan jumlah peserta didik di beberapa sekolah," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf Zaini, Senin 27 April 2026.
Ia menegaskan bahwa proses penggabungan sekolah telah rampung dan kini memasuki tahap finalisasi implementasi. Sejumlah sekolah yang akan digabung antara lain SDN 15 Mataram dengan SDN 19 Mataram, serta SDN 36 Ampenan dengan SDN 26 Ampenan.
“Alhamdulillah, proses sekolah-sekolah yang akan digabung kini sudah rampung dan bersifat final,” katanya.
Penggabungan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kedekatan lokasi serta jumlah peserta didik yang tidak lagi ideal. Dalam skema tersebut, SDN 19 Mataram akan dipindahkan dan disatukan ke SDN 15 yang saat ini tengah dibangun gedung barunya.
"Kalau untuk aset eks SDN 19 akan dialihkan menjadi fasilitas layanan kesehatan, yakni Puskesmas Mataram." Katanya.
Menurut Yusuf, rendahnya jumlah siswa menjadi salah satu alasan utama kebijakan ini diambil. Kondisi tersebut dinilai tidak lagi efektif untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal.
“SDN 19 mengalami kekurangan murid, sementara lokasinya sangat dekat dengan SDN 15. Jadi penggabungan ini menjadi solusi agar layanan pendidikan tetap berjalan maksimal,” jelasnya.
Lebih dari itu, kebijakan merger juga diharapkan mampu menjawab persoalan klasik distribusi tenaga pendidik. Dengan penggabungan sekolah, guru-guru yang sebelumnya terkonsentrasi di sekolah tertentu dapat dialihkan ke sekolah lain yang kekurangan tenaga pengajar.
"Ini sudah di pikirkan cukup lama bahkan pembahasan dan prosesnya juga memakan waktu karena Pemkot Mataram memilih mengonsolidasikan sumber daya demi kualitas yang lebih merata," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....