Infrastruktur dan Kesejahteraan Menjadi Fokus TMMD 2026 di Suralaga
- 27 Apr 2026 09:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026 dilaksanakan di Desa Paok Lombok, di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana dasar dan penguatan infrastruktur pertanian. Sasaran fisik utama dalam program ini meliputi pembangunan empat unit sumur bor dan satu bak penampungan air guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Selain itu, dilakukan rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembangunan satu unit MCK sebagai upaya peningkatan sanitasi lingkungan. Di sektor pertanian, TMMD juga menggarap pembangunan rabat jalan usaha tani sepanjang 60 meter serta talut jalan usaha tani sepanjang 1.130 meter diharapkan infrastruktur diharapkan dapat memperlancar akses petani serta mendukung produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Komandan Kodim 1615/Lotim, Letkol Inf. Eky Anderson, menyampaikan bahwa program TMMD berlangsung selama 30 hari, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.
"Kegiatan kali ini menitikberatkan pada percepatan pembangunan di Desa Paok Lombok, dengan target signifikan di bidang infrastruktur pertanian, sarana air bersih, hunian, dan sanitasi," ujarnya, Senin, 26 April 2026
Selain program fisik, Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terdiri dari 150 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait juga melaksanakan berbagai kegiatan non-fisik. Kegiatan tersebut meliputi wawasan kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, penanggulangan bencana, serta edukasi kesehatan terkait stunting dan keluarga berencana (KB).
"Satgas TMMD juga mengagendakan penanaman seribu pohon sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan. Disamping itu memberikan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat," ucapnya.
Sementara itu, Kasiter Korem 162/Wira Bhakti, Letnan Kolonel Corps Zeni Irawan Agung Wibowo, menjelaskan bahwa tujuan utama TMMD adalah mewujudkan kemandirian antara TNI dan rakyat. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui program non-fisik seperti penyuluhan, yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik.
"Program TMMD ini diharapkan menjadi wadah percepatan pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan mampu memberikan dampak luas bagi Kabupaten Lombok Timur," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....