Dari Zakat Pegawai PLN, PLN NTB Perluas Kepedulian Sosial bagi Warga Rentan di Lotim
- 25 Apr 2026 13:52 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur- Di sebuah sudut Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, peringatan Hari Kartini tahun ini hadir dengan makna berbeda. Bukan sekadar seremoni, momentum 21 April dimanfaatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN untuk menghadirkan kepedulian nyata bagi warga lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan ekonomi, Selasa 21 April 2026.
Sebanyak 15 lansia dhuafa menerima bantuan sosial yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pegawai PLN UIW NTB. Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keberpihakan terhadap kelompok rentan, terutama masyarakat lanjut usia yang membutuhkan perhatian lebih di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah.
Di banyak desa, lansia kerap menjadi kelompok yang paling rentan menghadapi persoalan kebutuhan dasar. Sebagian hidup sendiri, bergantung pada keluarga, atau memiliki keterbatasan dalam memperoleh penghasilan. Kondisi inilah yang menjadi perhatian YBM PLN dalam menjalankan program sosial berbasis kebutuhan masyarakat.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa Hari Kartini menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat semangat kepedulian sosial, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan nyata.
Menurutnya, semangat Kartini tidak hanya identik dengan perjuangan perempuan, tetapi juga keberanian untuk menghadirkan perubahan positif melalui aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
“Semangat Kartini kami maknai sebagai dorongan untuk terus menghadirkan manfaat dan kepedulian bagi masyarakat. Melalui YBM PLN, amanah zakat pegawai dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi para lansia dhuafa,” ujar Sri Heny Purwanti.
Program santunan di Desa Jeruk Manis bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri. Sebelumnya, YBM PLN juga telah melaksanakan penyaluran bantuan serupa di sejumlah wilayah kerja PLN UP3 Selaparang, mulai dari ULP Selong, Pringgabaya, Kopang, hingga Praya. Secara bertahap, program ini telah menjangkau puluhan penerima manfaat di berbagai wilayah Lombok Timur dan sekitarnya.
Kepala Desa Jeruk Manis, Nasipudin, menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa. Ia menyebut keberadaan program sosial seperti ini memberikan dukungan moral sekaligus bantuan nyata bagi warga lanjut usia yang membutuhkan.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terutama bagi para lansia yang hidup dalam keterbatasan. Kehadiran PLN melalui program sosial ini memberikan perhatian yang sangat dibutuhkan masyarakat desa,” katanya.
Ketua YBM PLN UIW NTB memastikan bahwa dana yang disalurkan telah melalui proses pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Hal itu dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada penerima yang berhak dan memberikan manfaat optimal.
Lebih dari sekadar kegiatan bantuan sosial, program ini menunjukkan bahwa peran perusahaan dapat melampaui fungsi utamanya sebagai penyedia layanan kelistrikan. Kehadiran PLN melalui kegiatan sosial dinilai menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus membangun solidaritas sosial di tingkat desa.
Di tengah peringatan Hari Kartini, bantuan yang diterima para lansia dhuafa di Desa Jeruk Manis menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk besar, tetapi dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang memberi arti bagi kehidupan orang lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....