Ribuan Siswa SD Mataram Antusias Ikuti TKA
- 22 Apr 2026 15:26 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat sekolah dasar di Kota Mataram tahun 2026 berlangsung dengan pendekatan fleksibel berbasis sistem computer assisted test (CAT), guna menjawab keterbatasan sarana sekaligus menjaga pemerataan akses bagi seluruh siswa.
Sebanyak 7.094 siswa kelas VI dari 183 SD negeri dan swasta telah mengikuti TKA yang dijadwalkan berlangsung sekitar 10 hari. Tingginya jumlah peserta mencerminkan antusiasme yang kuat, dengan tingkat partisipasi sekolah negeri mencapai 100 persen, sementara sekolah swasta rata-rata 98 persen.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf Zaini, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, terutama yang memiliki keterbatasan perangkat komputer. Oleh karena itu, sekolah diberikan keleluasaan untuk membagi jadwal ujian dalam beberapa sesi.
“TKA menguji kemampuan dasar Bahasa Indonesia, khususnya membaca, dan Matematika. Pelaksanaannya kami atur fleksibel agar semua siswa tetap mendapat kesempatan yang sama,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.
Pendekatan ini menjadi pembeda dalam pelaksanaan TKA tahun ini. Alih-alih serentak, sistem bertahap dinilai lebih realistis dan inklusif, terutama bagi sekolah dengan infrastruktur terbatas.Lebih jauh, Yusuf menegaskan bahwa TKA dirancang terintegrasi dengan Asesmen Nasional (AN), dengan fokus pada penguatan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama pendidikan.
"Hasil tes ini tidak hanya berhenti pada nilai semata, tetapi akan dituangkan dalam dua jenis laporan, yakni rapor individu siswa dan rapor satuan pendidikan," katanya.
| Baca juga: Disdik Tata Ulang Sebaran Murid |
Rapor individu memiliki nilai strategis karena dapat dimanfaatkan siswa sebagai salah satu pertimbangan dalam menempuh jalur pendidikan berikutnya, khususnya melalui jalur prestasi.
Meski demikian, Dinas Pendidikan menekankan bahwa TKA bukan menjadi penentu kelulusan siswa. Keputusan kelulusan tetap berada di masing-masing satuan pendidikan melalui mekanisme ujian sekolah.
“TKA bukan penentu kelulusan. Ini lebih kepada pemetaan kemampuan dasar siswa sebagai bahan evaluasi dan pengembangan pendidikan ke depan,” jelas Yusuf.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....