Terseret Arus saat Debit Air Naik, Pemuda Santong Hilang di Tiu Bombong

  • 20 Apr 2026 22:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Tiu Bombong, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Senin 20 April 2026. Korban diketahui bernama Rozi (25), warga Dusun Sepakok, Desa Santong.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 WITA saat korban bersama dua rekannya tengah mandi di lokasi air terjun. Namun secara tiba-tiba debit air meningkat, diduga akibat hujan di wilayah hulu, sehingga arus menjadi deras dan menyeret korban.

Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri, sementara Rozi dilaporkan hilang dan tidak sempat tertolong. Warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan upaya pencarian secara manual di sekitar lokasi.

Sekitar dua jam pencarian dilakukan oleh warga, namun korban belum juga ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat dan diteruskan ke Kantor SAR Mataram untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim rescue begitu menerima laporan. Tim diberangkatkan dengan membawa peralatan SAR air untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan bahwa kondisi medan yang cukup menantang serta arus yang masih deras menjadi kendala dalam proses pencarian hari pertama.

“Hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi dengan memperluas area penyisiran,” ujarnya.

Aryadana juga mengimbau masyarakat dan pengunjung wisata air terjun agar lebih waspada terhadap potensi perubahan debit air secara tiba-tiba, terutama saat musim hujan atau kondisi cuaca tidak menentu.

Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal, Polsek Kayangan, Koramil Gangga, Damkar Pos Kayangan, relawan GPA Santong, Rimba Raya Bentek, PMI Gangga, serta masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih akan terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....