Zero Halinar Jadi Harga Mati Lapas Lombok Barat Perketat Pengawasan

  • 20 Apr 2026 14:37 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lombok Barat menegaskan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih melalui deklarasi Zero Halinar yang digelar pada Senin 20 April 2026. Langkah ini menjadi sinyal tegas perang terhadap peredaran handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam lapas, sekaligus memperkuat integritas serta pengawasan internal.

Deklarasi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada terciptanya lapas dan rumah tahanan yang bebas dari praktik ilegal serta gangguan keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan komitmen Zero Halinar bukan sekadar slogan, melainkan prinsip yang wajib dijalankan tanpa kompromi. “Zero Halinar adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi handphone ilegal, pungli, maupun narkoba di dalam lapas,” ujarnya.

Ia menekankan seluruh jajaran harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab penuh dalam menjaga marwah institusi pemasyarakatan. “Kami akan memperketat pengawasan, meningkatkan kontrol internal, dan memastikan seluruh petugas bekerja sesuai SOP sebagai bagian dari dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian,” katanya menegaskan.

Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan deklarasi ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh petugas. Langkah ini menjadi simbol tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan tugas serta menjaga integritas lembaga.

Upaya ini sekaligus menjadi strategi preventif untuk menutup celah praktik ilegal di dalam lapas, yang selama ini menjadi perhatian publik. Dengan pengawasan yang diperketat dan sistem kerja yang lebih disiplin, diharapkan potensi pelanggaran dapat ditekan secara maksimal.

Komitmen bersama ini juga mencerminkan semangat reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan, di mana transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi utama dalam pelayanan publik.

Dengan deklarasi Zero Halinar, Lapas Lombok Barat menegaskan tekadnya untuk menjadi institusi pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas tinggi. “Kami ingin memastikan lapas ini benar-benar steril dari praktik ilegal dan menjadi contoh nyata bagi unit pemasyarakatan lainnya,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....