LPTQ NTB Matangkan Persiapan MTQ XXXI, Perkuat Koordinasi dan Program Kerja

  • 16 Apr 2026 11:56 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat capaian kinerja yang progresif sepanjang Februari hingga April 2026. Di bawah kepengurusan baru periode 2026–2031, lembaga ini memfokuskan langkah pada penguatan internal organisasi sekaligus pemantapan persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI tingkat Provinsi NTB.

Ketua Harian LPTQ NTB, Dr. H. Sabarudin, M.Pd, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan pelantikan pengurus pada 14 Februari 2026. Agenda tersebut dilanjutkan dengan Rapat Kerja (Raker) pada 7–8 Maret 2026 guna merumuskan program strategis lima tahunan.

“Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengembangan kualitas tilawah serta pemahaman Al-Qur’an di masyarakat NTB,” ujar Sabarudin dalam keterangan tertulisnya, Kamis 16 April 2026.

Dalam rangka menyukseskan MTQ XXXI tingkat Provinsi NTB, LPTQ NTB telah melakukan sejumlah langkah teknis. Salah satunya adalah penerapan sistem digital melalui pendaftaran berbasis E-MTQ guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.

Selain itu, petunjuk teknis (juknis) telah didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota sejak awal Maret 2026. LPTQ juga melakukan revisi serta penyesuaian jadwal pendaftaran pada April 2026 untuk memastikan kesiapan daerah.

Upaya lain yang dilakukan yakni pendistribusian bank soal Fahmil Qur’an pada 8 April 2026 sebagai bagian dari persiapan peserta. Di sisi lain, identitas visual MTQ XXXI juga telah ditetapkan melalui pengumuman pemenang sayembara logo dan desain piala resmi pada 7 April 2026.

Sepanjang Maret 2026, LPTQ NTB turut aktif menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui berbagai kegiatan syiar. Kegiatan tersebut melibatkan ulama Al-Qur’an dari Mesir serta menghadirkan Haflah Al-Qur’an bersama qori internasional.

Selain itu, tradisi khataman Al-Qur’an dan buka puasa bersama rutin dilaksanakan di Pendopo Gubernur NTB sebagai ajang silaturahmi antara ulama, pengurus, dan masyarakat.

Dari sisi kelembagaan, LPTQ NTB juga berupaya memperkuat sarana dan prasarana penunjang. Pengurus telah mengajukan permohonan audiensi kepada DPRD NTB untuk mempresentasikan Grand Design pengembangan lembaga.

Koordinasi juga dilakukan dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) terkait rencana pemanfaatan gedung operasional. Beberapa opsi yang dipertimbangkan antara lain eks Gedung NTB Mall dan eks Dinas Perkim NTB sebagai pusat kegiatan sekretariat.

Meski seluruh program berjalan sesuai rencana, LPTQ NTB mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan anggaran dan padatnya jadwal kegiatan.

Namun demikian, sinergi antara pengurus dan pemerintah daerah diyakini mampu menjaga momentum positif dalam pengembangan Tilawatil Qur’an di NTB.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan, LPTQ NTB optimistis pelaksanaan MTQ XXXI tingkat Provinsi dapat berlangsung sukses serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pemahaman Al-Qur’an di masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....