Percepat Digitalisasi, Mataram Resmikan Website Pintar
- 15 Apr 2026 18:53 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Pemerintah Kota Mataram mulai mempercepat langkah menuju tata kelola berbasis data terintegrasi melalui peluncuran Website Pintar serta penguatan Program Desa/Kelurahan Cantik (Cinta Statistik), Rabu 15 April 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi besar menjadikan data sebagai penggerak utama pembangunan sekaligus fondasi transformasi digital daerah.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa seluruh proses kebijakan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi, harus berpijak pada data yang akurat dan terukur.
“Data itu menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan. Semua yang kita rumuskan, implementasikan, hingga evaluasi harus berbasis data dan bukti yang jelas,” jelasnya saat pencanangan program di Kantor Lurah Ampenan Selatan, Rabu 15 April 2026.
Program Desa/Kelurahan Cantik sendiri pada 2026 difokuskan di tiga wilayah, yakni Ampenan Selatan, Ampenan Tengah, dan Dayan Peken. Ketiga kelurahan ini diproyeksikan menjadi model dalam penguatan literasi statistik sekaligus pengelolaan data di tingkat akar rumput.
Namun, lebih dari sekadar program statistik, langkah ini dibaca sebagai upaya membangun ekosistem “satu data” yang terhubung lintas sektor. Mulai dari data kependudukan berbasis NIK, statistik resmi, hingga data sosial ekonomi dan kesehatan, seluruhnya diarahkan masuk dalam satu sistem terpadu.
Wali Kota juga menyoroti tantangan baru seiring ditunjuknya Mataram sebagai pilot project digitalisasi bantuan sosial berbasis informasi tekhnologi. Dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, Mataram menjadi salah satu daerah uji coba implementasi bansos digital.
“Ini tantangan sekaligus peluang. Kita harus memastikan bansos digital berjalan efektif dan tepat sasaran dengan dukungan data yang terintegrasi,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Mataram, Mohammad Reza Nugraha Kusumowinoto, menekankan bahwa Program Desa/Kelurahan Cantik merupakan langkah strategis untuk membangun kemandirian data di tingkat lokal.
“Program ini dirancang agar kelurahan mampu mandiri dalam mengelola dan memanfaatkan data untuk mendukung pembangunan,” jelasnya.
Dalam konteks ini, peluncuran Website Pintar (Pusat Informasi dan Layanan Data Terpadu) menjadi titik kunci. Platform tersebut dirancang sebagai pusat integrasi data yang dapat diakses secara cepat dan responsif, sekaligus mendukung kebutuhan perencanaan pembangunan jangka menengah dan panjang.
"Keberhasilan program sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta dukungan teknologi informasi," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....