Warga Teniga Ditemukan Meninggal, Polisi Duga Bunuh Diri
- 14 Apr 2026 15:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Warga Dusun Mekar Sari, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, digegerkan dengan ditemukannya seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya, Jumat 10 April 2026 siang. Korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri.
Korban diketahui berinisial H.K. (36), seorang warga setempat yang menjabat sebagai Direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh istri korban sekitar pukul 12.30 WITA.
Saat itu, istri korban menemukan suaminya dalam kondisi tergantung menggunakan tali rafia yang terikat pada bagian kayu plafon rumah. Dalam kondisi panik, ia segera menurunkan korban dengan memotong tali, kemudian meminta bantuan warga sekitar.
Sejumlah warga yang datang kemudian membantu mengevakuasi korban ke dalam rumah. Namun, saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan situasi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.
Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K. melalui Kapolsek Tanjung AKP Surya Irawan, S.H. menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pengecekan di TKP dan keterangan para saksi, tidak ditemukan indikasi kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri,” ujar AKP Surya Irawan.
Ia menambahkan, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan secara resmi menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Lebih lanjut, dari informasi yang dihimpun di lapangan, korban diduga tengah mengalami tekanan terkait persoalan ekonomi serta kondisi kesehatan yang menurun dalam beberapa waktu terakhir.
“Dugaan sementara, korban mengalami tekanan hidup. Namun demikian, kami tetap melakukan pendalaman melalui keterangan saksi dan pihak keluarga untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang sedang menghadapi persoalan hidup.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling memperhatikan dan memberikan dukungan. Jika ada warga yang terlihat mengalami tekanan atau masalah, sebaiknya segera dibantu atau diarahkan untuk mendapatkan pendampingan,” imbau Kapolsek.
Setelah proses penanganan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....