Sidak Lapas Bangli Buktikan Pengawasan Narkoba Berjalan Ketat
- 12 Apr 2026 21:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Komitmen pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika di lembaga pemasyarakatan kembali ditegaskan melalui kunjungan kerja Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli, Bali, Minggu 12 April 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung kondisi riil pengawasan serta pembinaan warga binaan di dalam lapas.
Dalam peninjauan tersebut, Aboe Bakar didampingi Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Gun Gun Gunawan, bersama jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali dan Kabupaten Bangli. Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan adanya sinergi kuat dalam memastikan lapas terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Salah satu fokus utama kunjungan adalah pelaksanaan tes urin secara acak terhadap warga binaan. Dari lima sampel yang diperiksa langsung oleh petugas BNN, seluruhnya dinyatakan negatif narkotika. Proses ini turut disaksikan langsung oleh rombongan sebagai bentuk transparansi dan validasi di lapangan.
Aboe Bakar mengaku mendapatkan perspektif baru setelah melihat langsung kondisi di lapas. Ia menilai sistem pengawasan berjalan dengan baik dan menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap steril dari narkoba.
“Saya melihat langsung pengawasan berjalan. Ini penting untuk memastikan lapas tetap bersih dari narkoba,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan sebelumnya yang sempat mengundang perhatian publik. Menurutnya, peninjauan langsung memberikan gambaran yang lebih objektif dibandingkan asumsi yang berkembang sebelumnya.
“Saya mohon maaf atas pernyataan saya sebelumnya. Setelah melihat langsung di lapangan, saya melihat ada upaya serius dalam menjaga kondisi lapas tetap terkendali,” katanya menegaskan.
Selain aspek pengawasan, rombongan juga meninjau berbagai program pembinaan yang dijalankan di dalam lapas. Program tersebut meliputi pelatihan keterampilan dan kemandirian sebagai bekal bagi warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan produktif setelah menjalani masa pidana.
Gun Gun Gunawan menegaskan penguatan pengawasan narkoba di lapas merupakan bagian dari program berkelanjutan yang terus diperkuat oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan BNN dalam pelaksanaan razia serta tes urin secara berkala.
“Upaya ini merupakan bagian dari program berkelanjutan pemasyarakatan untuk menjaga lapas tetap bersih dari narkoba sekaligus memperkuat fungsi pembinaan. Konsistensi di lapangan menjadi kunci,” ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil pengawasan di Lapas Narkotika Bangli dapat menjadi contoh bagi satuan kerja pemasyarakatan lainnya di Indonesia. Dengan pengawasan yang konsisten dan terintegrasi, diharapkan seluruh lapas mampu menjaga integritas serta meningkatkan kualitas pembinaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....