Soal Bau Menyengat dan Berulat, PDAM Janji Perbaikan Sepekan
- 09 Apr 2026 06:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Pasca ramai diberitakan terkait kondisi air produksi PDAM Tirta Rora Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, yang berbau menyengat dan mengeluarkan ulat, pihak manajemen langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.
Direktur PDAM Tirta Rora Dompu, Didi Wahyudi, bersama tim, mendatangi Dusun Selaparang, Desa Matua, Kecamatan Woja, guna memastikan langsung kondisi air yang dikeluhkan warga. Hasil pengecekan di lapangan membenarkan adanya masalah pada kualitas air produksi.
“Setelah kami pastikan, memang benar kondisi air berbau dan menyengat,” ungkap Didi Wahyudi, Kamis, 9 April 2026.
Atas kondisi tersebut, PDAM Tirta Rora Dompu meminta waktu selama sepekan kepada para pelanggan, khususnya di wilayah Kecamatan Woja, untuk memulihkan kualitas air agar kembali normal.
Selain melakukan penanganan cepat, pihak PDAM juga akan menelusuri sumber permasalahan, terutama pada titik air baku yang diduga menjadi penyebab munculnya bau menyengat dan ulat dalam air.
Diketahui, air hasil produksi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selaparang saat ini belum sepenuhnya layak digunakan sebagai air minum. Hal ini dipengaruhi oleh keterbatasan bahan penjernih berupa tawas serta kondisi sumber air baku yang berasal dari Sungai Kemudi.
“Produksi dari IPA Selaparang sementara ini hanya difokuskan untuk kebutuhan mandi dan mencuci,” jelasnya.
Didi juga menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan rekanan di Mataram untuk segera mendatangkan bahan penjernih seperti tawas dan kaporit guna mempercepat proses pemulihan kualitas air.
Sebelumnya, kondisi air PDAM Tirta Rora Dompu yang berbau menyengat dan mengandung ulat sempat menjadi sorotan publik setelah ramai diberitakan di berbagai media, memicu keluhan dari masyarakat pelanggan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....