Kawasan Wisata Senggigi Banjir, Bupati LAZ Perintahkan Perbaikan Cepat

  • 06 Apr 2026 21:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Banjir yang sempat merendam ruas jalan utama kawasan Senggigi hingga area Hotel Sheraton mendapat perhatian langsung dari Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ). Didampingi Camat Batulayar dan Kepala Desa Senggigi, orang nomor satu di Lombok Barat itu turun langsung ke lokasi pada Minggu 5 April 2026 untuk memastikan kondisi terkini sekaligus langkah penanganan cepat di lapangan.

Setibanya di lokasi, kondisi genangan air memang telah surut. Namun, dampak banjir masih menyisakan persoalan serius. Halaman lobi Hotel Sheraton terlihat dipenuhi lumpur yang terbawa arus, menjadi bukti kuat derasnya aliran air yang sebelumnya melanda kawasan wisata unggulan tersebut.

Dalam peninjauan itu, Bupati LAZ tidak menunggu lama. Ia langsung menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Lombok Barat untuk segera melakukan langkah penanganan darurat.

“Saya minta Kadis PU segera turun tangan melakukan penanganan cepat di titik-titik yang terdampak,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, khususnya dengan Balai Jalan Provinsi, mengingat ruas jalan tersebut berada dalam kewenangan provinsi.

“Koordinasi dengan Balai Jalan Provinsi harus segera dilakukan agar penanganan bisa menyeluruh dan tidak parsial,” katanya menegaskan.

Dari hasil peninjauan lapangan, diketahui bahwa banjir dipicu oleh tingginya curah hujan yang tidak mampu ditampung oleh sistem drainase yang ada. Selain itu, saluran air yang tersumbat sampah memperparah kondisi, sehingga aliran air meluap ke badan jalan hingga kawasan perhotelan.

“Masalah utama kita ada pada kapasitas drainase dan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan. Ini harus dibenahi bersama,” ucapnya.

Bupati LAZ berharap langkah cepat yang dilakukan pemerintah daerah, disertai koordinasi dengan pihak terkait, dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di Senggigi. Ia menegaskan bahwa kawasan wisata harus mendapatkan perhatian serius agar tetap nyaman dan aman bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Ke depan, kita ingin ada solusi permanen agar kejadian seperti ini tidak terus berulang, terutama di kawasan strategis seperti Senggigi,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....