Pemkot Mataram Perluas Bantuan Pangan ke 47 Kelurahan
- 02 Apr 2026 14:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram memperluas jangkauan program bantuan pangan pada tahun 2026 dengan meningkatkan jumlah penerima hingga 46.983 keluarga penerima bantuan pangan (PBP). Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat perlindungan sosial di tengah tekanan ekonomi masyarakat rentan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Mataram, Sudirman, mengatakan program bantuan berupa beras dan minyak goreng tersebut mulai kembali didistribusikan secara bertahap ke 47 kelurahan di Kota Mataram setelah sempat tertunda selama libur dan cuti bersama Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sebelumnya, pendistribusian tahap awal telah dilakukan di tiga kelurahan sebagai bagian dari pencanangan program tahun ini. “Pendistribusian dilakukan sebagai tanda pencanangan bantuan pangan 2026, sedangkan sisanya dilanjutkan setelah libur, agar tidak terkendala penyerapan,” ujarnya, Kamis 2 April 2026.
| Baca juga: Kerusakan MRI Jadi Perhatian Pemkot Mataram |
Pada tahap awal, bantuan disalurkan di Kelurahan Dasan Agung Baru (274 PBP), Mataram Barat (205 PBP), dan Monjok Timur (241 PBP). Selanjutnya, distribusi dilanjutkan ke 47 kelurahan lainnya dan ditargetkan rampung dalam waktu satu minggu.
"Setiap keluarga penerima mendapatkan jatah 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Bantuan tersebut dapat diambil di kantor kelurahan masing-masing." Jelasnya.
Peningkatan jumlah penerima tahun ini mencapai sekitar 51 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 31.046 penerima. Penambahan ini merupakan hasil usulan dari kepala lingkungan dan lurah yang kemudian diverifikasi melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) oleh pemerintah pusat.
Menurut Sudirman, perluasan penerima bantuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menekan beban pengeluaran masyarakat miskin dan rentan, sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.
“Program ini bertujuan mengurangi beban pengeluaran, mencegah kerawanan pangan, menekan angka stunting, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok,” katanya.
Terkait kualitas bantuan, DKP memastikan beras yang didistribusikan telah melalui pengecekan langsung di gudang Bulog. Hingga saat ini, belum ada keluhan dari masyarakat penerima bantuan.
“Kami bersama tim sudah turun langsung memastikan kualitas beras di gudang Bulog. Alhamdulillah, sejauh ini belum pernah ada penerima yang menyampaikan protes terkait kualitas maupun volume bantuan,” ujar Sudirman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....