Isu Kenaikan BBM Picu Lonjakan Harga
- 01 Apr 2026 09:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Dompu – Masyarakat pengguna kendaraan di Kabupaten Dompu diimbau untuk tidak melakukan panic buying bahan bakar minyak (BBM), terutama BBM bersubsidi, menyusul beredarnya isu kenaikan harga yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kepala Bidang Pengawasan Dinas Perindag Kabupaten Dompu, Sri Mulyanti Astuti, menegaskan aksi pembelian berlebihan justru dapat menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.
“Panic buying hanya akan memperparah keadaan. Selain berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM, kondisi ini juga bisa memicu oknum pengusaha, terutama penjual pertamini maupun BBM eceran, untuk melakukan penimbunan,” katanya, Rabu 1 April 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi resmi, Pertamina pusat telah mengirimkan surat kepada seluruh SPBU serta Pemerintah Kabupaten Dompu. Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana kenaikan harga BBM.
“Harga BBM masih stabil dan belum mengalami perubahan. Jadi masyarakat tidak perlu panik,” tambahnya.
Namun demikian, isu kenaikan BBM yang beredar luas di tengah masyarakat mulai berdampak pada sektor lain, terutama harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. Sejumlah pedagang melaporkan adanya kenaikan harga, salah satunya minyak goreng yang sebelumnya dijual sekitar Rp18 ribu per liter kini naik menjadi Rp22 ribu per liter.
| Baca juga: Pasokan Menipis, Harga Cabai di Mataram Naik |
Kenaikan ini diduga dipicu kekhawatiran distribusi dan biaya transportasi jika harga BBM benar-benar naik.
Tidak hanya minyak goreng, sejumlah komoditas lain yang didatangkan dari luar daerah seperti Pulau Lombok dan Pulau Jawa juga mengalami penyesuaian harga.
Sri Mulyanti mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.
Ia juga memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM dan harga kebutuhan pokok di pasaran.
“Kami akan terus memantau agar tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....