Isu Kenaikan BBM Dibantah, Pemerintah Tegaskan Kebijakan Berpihak pada Rakyat
- 31 Mar 2026 21:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah membantah isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang disebut akan berlaku mulai 1 April 2026. Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan tidak sesuai dengan kebijakan resmi pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara RI, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana penyesuaian harga BBM, baik untuk jenis subsidi maupun nonsubsidi.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi antara pemerintah dan PT Pertamina (Persero) dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat.
| Baca juga: Anggaran Bale Mentaram Berpotensi Bertambah |
"Setelah kami melakukan koordinasi, dalam hal ini pemerintah bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden untuk selalu mengedepankan kepentingan rakyat, Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," katanya, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menegaskan, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga energi sebagai bagian dari upaya melindungi daya beli masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga menjamin distribusi dan ketersediaan BBM tetap aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan.
Prasetyo mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat. Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. Kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," ujarnya.
Dengan klarifikasi ini, pemerintah berharap situasi tetap kondusif dan masyarakat tidak terpengaruh oleh isu yang dapat memicu kepanikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....