Awal 2026 Pendapatan Lobar Tunjukkan Tren Sangat Positif
- 31 Mar 2026 19:24 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menunjukkan tren positif dalam kinerja keuangan daerah pada awal tahun 2026. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi capaian Organisasi Perangkat Daerah (OPD) triwulan pertama yang dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati, Selasa 31 Maret 2026, turut dihadiri Wakil Bupati Hj. Nurul Adha, Penjabat Sekretaris Daerah H. Akhmad Saikhu, para asisten, kepala OPD, serta camat se-Lombok Barat.
Bupati yang akrab disapa LAZ tersebut menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran OPD yang dinilai mulai menunjukkan hasil nyata. Berdasarkan evaluasi sementara, realisasi pendapatan daerah mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Rapat koordinasi ini menjadi ruang evaluasi bersama. Ada hal yang cukup menggembirakan, realisasi pendapatan kita dibandingkan tahun lalu menunjukkan progres yang jauh lebih baik. Ini menandakan kita sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.
Meski demikian, LAZ tidak menutup mata terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi. Ia menyoroti perlunya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor retribusi yang dinilai belum tergarap maksimal.
“Kita masih memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan. Karena itu, diperlukan sinergi antar OPD untuk menyisir dan mengoptimalkan sumber-sumber PAD yang ada,” katanya menegaskan.
| Baca juga: Mohan Pacu OPD Kejar Target Retribusi PAD |
Selain aspek pendapatan, Bupati juga menekankan pentingnya efisiensi penggunaan energi di lingkungan perkantoran pemerintah. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk lebih bijak dalam penggunaan listrik serta sumber daya lainnya.
Tak hanya itu, isu penanganan sampah juga menjadi perhatian serius. LAZ meminta adanya langkah konkret di lapangan yang didukung oleh pembaruan data secara berkala guna menghindari kesalahan teknis dalam pelaksanaan program.
“Efisiensi energi, penanganan sampah, dan pembaruan data harus menjadi perhatian bersama agar program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Hj. Nurul Adha mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap dinamika global yang berpotensi memengaruhi kondisi daerah. Ia menyoroti ancaman krisis ekonomi serta isu kesehatan mental yang perlu diantisipasi sejak dini.
“OPD harus bergerak cepat dalam merespons situasi global agar tidak berdampak pada pembangunan di Lombok Barat,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....