Ketua Dekranasda KLU Tekankan Akses Pasar Jadi Kunci Penguatan UMKM
- 31 Mar 2026 18:43 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Ny. Hj. Rohani Najmul Akhyar, menegaskan bahwa akses pasar menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kerajinan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Rohani saat memimpin rapat koordinasi persiapan keikutsertaan KLU dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranasda ke-46 yang akan digelar pada Juni–Juli 2026 di Makassar, Selasa 31 Maret 2026, di Terminal Bangsal.
Menurutnya, selama ini banyak perajin yang telah mampu menghasilkan produk berkualitas, namun belum didukung oleh sistem pemasaran yang kuat. Hal ini menjadi tantangan utama yang harus segera diatasi agar produk lokal tidak hanya berhenti di tingkat produksi, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
“Dekranasda harus hadir sebagai jembatan. Kita ingin memastikan para perajin tidak hanya memproduksi, tetapi juga memiliki akses pasar yang jelas, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Rohani.
Ia menekankan, peran Dekranasda tidak lagi sekadar sebagai organisasi pendukung, melainkan mitra strategis pemerintah dalam membina dan memfasilitasi pelaku UMKM. Pendampingan yang dilakukan mencakup peningkatan kapasitas produksi, kemudahan perizinan, hingga membuka jaringan distribusi.
Sebagai langkah konkret, Dekranasda KLU akan melakukan kurasi terhadap produk-produk unggulan yang dinilai memiliki daya saing tinggi. Produk yang terpilih akan didorong untuk masuk ke pasar yang lebih luas, termasuk hotel-hotel di kawasan Lombok Utara, serta diproyeksikan untuk menembus pasar internasional.
Rohani juga menyoroti pentingnya inovasi dalam pengembangan produk. Ia mendorong para perajin untuk tidak hanya bertahan pada desain konvensional, tetapi berani melakukan terobosan agar mampu mengikuti tren pasar.
Di sektor fashion, misalnya, ia menilai pengembangan produk berbasis kain tradisional perlu dikombinasikan dengan pendekatan modern agar lebih diminati konsumen.
Selain itu, integrasi antara sektor kerajinan dan kuliner juga menjadi perhatian. Rohani menyebut kegiatan seperti pameran Food Lombok Sumbawa sebagai salah satu strategi efektif untuk memperluas promosi produk lokal.
“Kerajinan dan kuliner bisa berjalan beriringan. Ini peluang besar untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menarik minat pasar,” katanya.
Dalam mendukung keberlanjutan program, Dekranasda KLU juga berupaya membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta. Langkah ini dinilai penting agar program pengembangan UMKM tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.
Rohani optimistis, dengan strategi yang terarah dan kolaborasi yang kuat, produk kerajinan Lombok Utara mampu meningkatkan daya saingnya dan tampil lebih percaya diri di ajang nasional, bahkan hingga pasar global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....