Halal Bihalal PPPK PW Bersama Bupati Lotim, Perkuat Silahturahmi
- 30 Mar 2026 16:41 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID Lombok Timur - Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) di Lombok Timur menggelar kegiatan halal bihalal bersama Bupati Lombok Timur di Gedung Serbaguna Dasan Lekong. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus penguatan komitmen antara pemerintah daerah dan para pegawai.
Ketua Forum PPPK PW Lombok Timur, Bambang Sakra Gempita, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Bupati atas kebijakan pengangkatan tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu.
"Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bupati yang telah mengangkat kami dari tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu. Ini menjadi kado berharga bagi kami,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Ia juga berharap ke depan para PPPK PW dapat terus diakomodasi dan mendapatkan kejelasan status kepegawaian. “Kami berharap kami dan jajaran dapat terus diakomodir, serta berkomitmen untuk bekerja penuh semangat dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan nasib PPPK paruh waktu, termasuk melalui komunikasi langsung dengan pemerintah pusat.
"Kami sudah melayangkan surat dan bahkan bertemu langsung dengan Kepala BKN sebagai upaya konkret memperjuangkan PPPK paruh waktu,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya integritas dalam pemerintahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur harus bersih dari praktik korupsi.
“Saya ingin memastikan Lombok Timur bersih dari korupsi. Tidak boleh ada praktik menyogok untuk naik pangkat, pindah tugas, maupun pengurusan sertifikasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti berbagai program sosial yang telah dijalankan pemerintah daerah, termasuk pemberian bantuan sembako bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. “Kita tidak boleh tinggal diam melihat masyarakat yang kesulitan, bahkan untuk membayar zakat fitrah atau menyiapkan kebutuhan lebaran,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai kepala daerah, dirinya adalah pelayan masyarakat yang siap menghadapi kritik. “Kalau ada yang menentang kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, tentu akan kami hadapi. Bupati adalah pelayan masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati mengungkapkan capaian pertumbuhan ekonomi Lombok Timur yang mencapai 4,9 persen dan menempati posisi kedua di NTB setelah Kota Mataram. “Dulu kita berada di peringkat ketujuh, sekarang naik ke posisi kedua. Artinya pemerintah daerah bekerja,” jelasnya.
Kegiatan halal bihalal berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Acara kemudian diakhiri dengan saling bersalaman antara Bupati dan seluruh peserta sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat silaturahmi di momen Idul Fitri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....