Warga Serbu Ketupat Anyam Persiapan Lebaran Topat

  • 26 Mar 2026 14:50 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Menjelang perayaan Lebaran Topat 1447 Hijriah pada Sabtu, 28 Maret 2026, pedagang ketupat musiman mulai menjamur di berbagai sudut Kota Mataram, mulai dari pasar tradisional hingga pinggir jalan protokol. Kehadiran mereka disambut antusias warga yang berburu ketupat sebagai bagian dari tradisi perayaan.

Di Pasar Dasan Agung, harga janur kuning dijual sekitar Rp5.000 per ikat berisi 10 helai, sementara ketupat yang sudah dianyam dibanderol Rp7.000 per ikat berisi delapan buah. Meski lebih mahal, ketupat siap pakai justru lebih diminati karena dinilai praktis dan menghemat waktu.

Salah seorang pembeli, Suryani, mengaku memilih membeli ketupat yang sudah jadi dibandingkan janur mentah.

“Saya lebih pilih yang sudah dianyam karena lebih cepat, tinggal isi beras dan masak, tidak perlu repot lagi membuat dari awal,” ujarnya Kamis, 26 Maret 2026.

Di sisi lain, pedagang seperti Ramisah merasakan peningkatan pendapatan meski tidak setinggi tahun sebelumnya. Ia menyebut bisa meraup keuntungan antara Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari dari berjualan ketupat musiman.

“Pembeli kebanyakan cari yang sudah berbentuk, kami hanya ambil keuntungan dari jasa menganyam saja,” katanya.

Meski demikian, pedagang mengakui tingkat keramaian tahun ini masih relatif lebih sepi dibandingkan perayaan Lebaran Topat tahun lalu.

"Alhamdulillah banyak yang beli,tapi lebih banyak tahun lalu biasanya sehari sebelum pelaksanaan Lebaran Topat udah habis 80 ikat sekarang baru laku 40 ikat," ujarnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....