Sholat Ied di Lapas Lombok Barat Teguhkan Tekad Hidup Lebih Baik

  • 22 Mar 2026 20:58 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Suasana khidmat menyelimuti perayaan Hari Raya Idul Fitri di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lombok Barat, Sabtu 21 Maret 2026. Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama petugas lapas melaksanakan Sholat Idul Fitri berjamaah di lapangan dalam area lapas dengan penuh kekhusyukan.

Sejak pagi hari, gema takbir menggema di seluruh penjuru lapas, menciptakan nuansa religius yang begitu terasa. Para WBP tampak mengenakan pakaian terbaik yang mereka miliki, berbaris rapi, dan mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib sebagai bentuk penghayatan terhadap makna kemenangan di hari yang suci.

Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, menegaskan pelaksanaan Sholat Idul Fitri bukan sekadar rutinitas keagamaan, melainkan bagian penting dari proses pembinaan spiritual bagi warga binaan.

“Momentum Idul Fitri ini menjadi waktu yang tepat bagi kita semua, khususnya Warga Binaan, untuk melakukan refleksi diri, memperbaiki kesalahan di masa lalu, serta memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Pelaksanaan ibadah juga diisi dengan khutbah yang disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH Badrun, M.Pd. Dalam pesannya, ia menekankan Idul Fitri bukan hanya perayaan seremonial, melainkan momentum kembali kepada fitrah sebagai manusia yang suci.

Ia mengajak seluruh jamaah, terutama para WBP, untuk menjadikan Ramadan sebagai titik balik kehidupan menuju perubahan yang lebih baik. Menurutnya, setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki diri tanpa memandang latar belakang masa lalu.

“Tidak ada kata terlambat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Idul Fitri adalah simbol kemenangan melawan hawa nafsu, sekaligus awal baru untuk menata hidup dengan nilai-nilai kebaikan,” katanya menegaskan.

Momentum kebersamaan ini juga memperlihatkan sisi humanis pembinaan di dalam lapas, di mana aspek spiritual menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan mental warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya Sholat Idul Fitri tersebut, Lapas Lombok Barat menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya secara fisik tetapi juga menyentuh sisi batin para WBP sebagai bekal menjalani kehidupan baru yang lebih bermakna.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap Warga Binaan dapat membawa perubahan positif dalam diri mereka dan siap kembali ke masyarakat dengan semangat baru,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....