Longsor Terjang Desa Sumi, Akses Jalan Terbelah

  • 19 Mar 2026 20:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Bencana tanah longsor melanda Desa Sumi, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang menyebabkan air dari kawasan pegunungan meresap ke dalam tanah hingga melemahkan struktur tanah dan memicu longsor.

Akibat kejadian tersebut, infrastruktur utama berupa ruas jalan lintas Desa Sumi mengalami kerusakan parah. Jalan dilaporkan terbelah, sementara besi pembatas jalan turut rusak, sehingga berpotensi membahayakan para pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan infrastruktur membutuhkan penanganan segera guna mencegah risiko kecelakaan.

“Korban jiwa nihil, namun kondisi jalan yang rusak parah sangat membahayakan. Diperlukan penanganan darurat secepatnya agar tidak menimbulkan korban,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Bima telah melakukan sejumlah langkah cepat pascakejadian. Tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, TNI-Polri, serta pemerintah desa setempat. Selain itu, dilakukan pula pengamatan, pendataan, dan kaji cepat guna menentukan langkah penanganan darurat yang tepat.

BPBD juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan penanganan lanjutan sesuai dengan kewenangan masing-masing, termasuk perbaikan infrastruktur yang terdampak.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih dapat terjadi akibat cuaca ekstrem. Ancaman seperti banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor, hingga kebakaran hutan dan lahan serta wabah penyakit juga perlu diantisipasi.

“Warga diharapkan segera melapor jika terjadi kondisi darurat ke BPBD, pemerintah kecamatan, desa, maupun aparat setempat agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat,” tambahnya.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Bima terus berkoordinasi dengan pemerintah desa, aparat kecamatan, serta instansi terkait di tingkat kabupaten dan Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk mempercepat penanganan dampak bencana di Desa Sumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....