Ogoh-Ogoh Warga Binaan, Kreativitas di tengah Keterbatasan
- 18 Mar 2026 22:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat — Suasana penuh khidmat menyelimuti Lapas Kelas IIA Lombok Barat saat Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) umat Hindu melaksanakan ritual mecaru di Pura Padmasana Bajra Satwa, Rabu 18 Maret 2026. Kegiatan sakral ini menjadi bagian penting dalam menyambut Hari Raya Nyepi, sekaligus mempertegas bahwa nilai spiritual tetap hidup di tengah keterbatasan.
Prosesi mecaru berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dipimpin oleh Ida Pandita Istri Nabe Tapakan Swi Mas Gangga Naraya dari Gedong Suci Griya Saksari. Para warga binaan mengikuti setiap tahapan ritual dengan tertib, menghadirkan nuansa religius yang mendalam di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Lombok Barat, M. Fadli, memberikan apresiasi atas semangat para warga binaan dalam menjalankan ibadah dan melestarikan tradisi keagamaan.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa Warga Binaan Pemasyarakatan tetap dapat memperkuat nilai spiritual dan mengekspresikan kreativitasnya. Ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan mereka,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan kepribadian melalui pendekatan spiritual menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih baik ke depannya.
Salah seorang warga binaan mengungkapkan rasa haru dan syukurnya karena masih diberi kesempatan mengikuti rangkaian perayaan keagamaan tersebut.
“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Kegiatan ini memberi kami semangat baru untuk berubah dan menjalani hidup dengan lebih baik,” katanya menegaskan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pawai ogoh-ogoh yang berlangsung meriah di dalam lingkungan lapas. Berbagai ogoh-ogoh hasil karya warga binaan ditampilkan sebagai simbol refleksi diri, pengendalian hawa nafsu, serta wujud kreativitas yang tumbuh dari proses pembinaan.
Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan keagamaan semata, tetapi juga menjadi ruang ekspresi dan harapan baru bagi warga binaan untuk menata masa depan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Lapas Lombok Barat kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh sisi spiritual dan kemanusiaan secara utuh, katanya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....