Bapenda Lombok Barat Bongkar Potensi Pajak Parkir Baru, Ini Targetnya

  • 10 Mar 2026 20:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat terus menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak parkir. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Barat kini mulai memetakan sejumlah potensi baru yang selama ini belum tergarap maksimal.

Kepala Bapenda Lombok Barat, Lalu Agha Farabi, ST., M.M., mengatakan pihaknya menargetkan pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp250 juta per tahun. Untuk mencapai angka tersebut, Bapenda kini tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap berbagai objek parkir yang sebelumnya belum tersentuh kebijakan pajak daerah.

“Iya, untuk parkir kita targetkan dua ratus lima puluh juta rupiah per tahun dan saat ini kami sedang menggali kembali potensi-potensi yang selama ini belum sempat disentuh,” ujar Agha saat ditemui RRI dikantornya, Gerung, Lombok Barat, Selasa, 10 Maret 2026.

Menurutnya, sejumlah lokasi yang memiliki potensi besar sedang dipetakan secara serius. Salah satunya adalah kawasan Taman Wisata Sesaot yang dinilai memiliki aktivitas kunjungan cukup tinggi sehingga berpotensi menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah.

“Contohnya proses parkir di Taman Wisata Sesaot. Di sana kemungkinan potensi parkirnya cukup besar dan selama ini belum pernah kita optimalkan,” katanya.

Selain kawasan wisata, Bapenda juga menemukan potensi lain di lingkungan sekolah. Beberapa sekolah diketahui bekerja sama dengan rumah atau lahan di sekitar area pendidikan untuk dijadikan tempat parkir mandiri bagi siswa maupun pengunjung.

“Beberapa sekolah bekerja sama dengan rumah atau lahan sekitar untuk membuat area parkir sendiri. Ini juga sedang kita data semuanya,” katanya menegaskan.

Ia menjelaskan, pada triwulan pertama tahun ini realisasi penerimaan parkir memang terlihat belum optimal. Namun kondisi tersebut terjadi karena Bapenda tengah fokus melakukan pendataan objek pajak baru sebelum dilakukan penarikan secara maksimal.

“Di awal triwulan pertama ini terlihat belum optimal karena kami sedang fokus mendata objek-objek pajak baru yang sebelumnya belum pernah disentuh,” ucapnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, Bapenda Lombok Barat juga menjalin koordinasi dengan pemerintah kecamatan serta para pengelola kawasan wisata dan usaha lokal. Pendekatan ini dilakukan agar potensi pajak daerah dapat digali secara lebih maksimal.

“Alhamdulillah pengelola kawasan wisata cukup terbuka dan menyambut baik upaya ini sehingga ke depan kita bisa bekerja sama secara resmi,” katanya.

Agha menegaskan, inovasi dalam menggali potensi pajak sangat penting agar target pendapatan daerah bisa tercapai. Tanpa langkah baru, menurutnya, target yang telah ditetapkan akan sulit dikejar.

“Kalau tidak ada inovasi seperti ini, tentu target yang diberikan kepada kami akan sulit tercapai. Karena itu potensi sekecil apa pun akan terus kita gali,” ujarnya.

Ia tetap optimistis target pendapatan dari sektor parkir tahun ini dapat terpenuhi seiring semakin banyaknya potensi baru yang berhasil diidentifikasi.

“Kami optimis target tersebut bisa tercapai karena potensi-potensi baru terus kami gali,” katanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....