Program Bayi Tabung RSUD Ruslan Mataram Diminati Pasutri
- 09 Mar 2026 21:28 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Rumah sakit milik Pemerintah Kota Mataram, RSUD H. Moh. Ruslan Mataram, mulai menunjukkan perkembangan layanan reproduksi berbantu melalui program bayi tabung yang kini diikuti 10 pasangan suami istri. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki keturunan,
Direktur Utama RSUD H. Moh. Ruslan Mataram,dr.Eka Nurhayati, mengatakan hingga saat ini seluruh peserta masih menjalani berbagai tahapan pemeriksaan dan terapi medis sebelum proses utama dilakukan.
“Program bayi tabung yang sudah berjalan saat ini baru diikuti 10 pasangan dan mereka masih dalam beberapa tahapan pemeriksaan serta terapi yang harus dilalui,” ujarnya Senin, 9 Maret 2026.
Menariknya, minat terhadap layanan tersebut tidak hanya datang dari masyarakat lokal di Nusa Tenggara Barat, tetapi juga dari pasangan yang tinggal di luar negeri. Ia menyebutkan sebagian pasien merupakan pasangan campuran yang memiliki keterkaitan dengan daerah ini.
“Dari 10 pasien yang kami tangani, ada juga pasangan dari luar negeri seperti dari Inggris dan Belanda. Biasanya salah satu pasangan adalah warga lokal yang tinggal di luar negeri namun memilih menjalani program di Mataram,” katanya.
Meski demikian, pihak rumah sakit menyebut hingga kini belum ada laporan kelahiran bayi atau take home baby dari program tersebut. Hal itu karena sebagian pasien masih dalam proses pengobatan dan evaluasi medis yang memerlukan waktu serta tahapan yang cukup panjang.
Eka menambahkan setiap pasangan harus menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum diputuskan mengikuti program bayi tabung. Penilaian tersebut dilakukan untuk memastikan metode tersebut benar-benar menjadi pilihan terbaik bagi pasien.
“Penilaian medis dilakukan secara mendalam. Kami melihat apakah pasien memang membutuhkan program bayi tabung atau masih bisa melalui metode terapi lainnya,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....