Korban Terseret Arus di Pantai Torok Aik Beleq Ditemukan Meninggal Dunia

  • 08 Mar 2026 08:46 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah - Seorang warga Dusun Torok Aik Beleq, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, bernama Rustan (45) yang dilaporkan hilang terseret arus laut saat mencari nyale, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 sore.

Rustan sebelumnya dilaporkan hilang setelah terseret arus laut di Pantai Torok Aik Beleq pada Sabtu pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Saat kejadian, korban tengah mencari nyale poto di pesisir pantai bersama anaknya dan rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang.

Namun nahas, ketika sedang beraktivitas di pantai, anak korban melihat ayahnya tiba-tiba terseret arus laut yang cukup kuat hingga hilang dari pandangan.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan oleh Camat Praya Barat ke Kantor SAR Mataram pada pukul 07.18 WITA.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Kuta Mandalika langsung dikerahkan menuju lokasi pada pukul 07.45 WITA. Selanjutnya, personel tambahan dari Kantor SAR Mataram juga diturunkan untuk membantu proses pencarian.

Setibanya di lokasi kejadian, tim SAR gabungan segera melakukan koordinasi dengan unsur terkait sebelum memulai operasi pencarian.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui Koordinator Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, Arya Made Kresna, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan dengan membagi personel menjadi empat tim.

Tiga tim melakukan penyisiran di perairan menggunakan satu unit rubber boat dan dua perahu nelayan, sementara satu tim lainnya melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, tim akhirnya menemukan korban sekitar pukul 17.00 WITA. Jasad korban ditemukan di kawasan Pantai Selong Belanak, sekitar 700 meter ke arah timur dari lokasi kejadian.

“Korban ditemukan sekitar 700 meter ke arah timur dari lokasi kejadian (LKP). Setelah dievakuasi, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Arya Made Kresna, Minggu 8 Maret 2026.

Operasi pencarian tersebut melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan, di antaranya Tim Rescue Unit Siaga SAR Kuta Mandalika, Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Damkartan Lombok Tengah, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Montong Ajan, serta masyarakat dan nelayan setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....