Lebih Meriah, Perayaan Lebaran Topat Digelar di Amphiteatre Pasar Seni Senggigi

  • 03 Mar 2026 11:48 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Tahun ini Pemerintah Kabupaten Lombok Barat akan kembali menggelar perayaan Lebaran Topat. Perayaan yang dilaksanakan satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri ini akan digelar sedikit berbeda dan lebih meriah dari sebelumnya.

Sesuai tradisi, kegiatan akan dimulai dengan pelaksanaan ritual keagamaan Ziarah Makam di Makam Batulayar oleh bupati sebagai pemimpin daerah bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat. Namun berbeda dari sebelumnya, perayaan Lebaran Topat akan digelar di Amphiteatre Pasar Seni Senggigi.

“Kita laksanakan di Amphiteatrre Pasar Seni Senggigi agar promosi event ini bisa lebih luas dengan melibatkan tamu mancanegara terutama yang ada di kawasan Senggigi,” terang Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Agus Gunawan saat ekspose di hadapan bupati dan sejumlah OPD, Senin, 2 Maret 2026.

Agus menambahkan, perayaan event ini juga akan melibatkan partisipasi kabupaten/kota di NTB. Selain mempererat hubungan dan koordinasi antar wilayah dalam mempromosikan kekayaan budaya lokal juga untuk meningkatkan nilai jual pariwisata di daerah.

Selain itu, Disparekrafpora selaku penyelenggara perayaan Lebaran Topat tahun ini kembali melibatkan partisipasi masyarakat sekitar.

“Kita juga siapkan stan-stan UMKM yang diisi oleh UMKM se-Kecamatan Batulayar. Untuk atraksi keseniannya kita tampilkan talent-talent yang ada di Batulayar. Kemudian penyediaan konsumsi oleh ibu-ibu PKK desa, pembuatan Topat Agung oleh masyarakat Senggigi dan lainnya,” terang Agus.

Prosesi Lebaran Topat tetap mempertahankan pakem dan nilai-nilai tradisi yang sudah ada. Ritual dimulai dengan perjalanan dari Kantor Camat Batulayar menuju Makam Batulayar dengan menggendarai transportasi tradisional Lombok yakni Cidomo. Sebelumnya, rombongan akan singgah sebentar di Lingkoq Beleq untuk mengambil air yang akan digunakan saat Ziarah Makam. Usai Ziarah Makam, rombongan menuju Amphiteatre Pasar Seni Senggigi untuk pelaksanaan perayaan Lebaran Topat. Kemeriahan akan terus berlangsung sejak sore hingga malam harinya dengan musik hiburan dan UMKM.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menilai pemilihan Amphiteatre Pasar Seni Senggigi menjadi lokasi perayaan Lebaran Topat sudah tepat. Ketersediaan fasilitas atau venue dinilai lebih representatif. Terlebih penyelenggaraannya akan digelar lebih meriah dengan keterlibatan dari kabupaten/kota lain seperti Lombok Tengah, Lombok Timur, hingga Sumbawa Barat.

Perayaan Lebaran Topat akan dimeriahkan dengan parade gunungan topat dari Senggigi Square menuju Pasar Seni yang akan diikuti sekitar 400 orang se-Kecamatan Batulayar dan OPD. Kehadiran kontingen dari kabupaten/kota juga diharapkan meningkatkan level acara menjadi agenda tingkat provinsi bahkan nasional.

“Sengaja kita undang beberapa kabupaten untuk hadir menjadi anggota parade. Tujuannya sebagai peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya lokal. Kita ingin pada level NTB-lah,” katanya.

Bupati sudah menetapkan tiga indikator utama yang harus dicapai dalam setiap event pariwisara di Lobar. Mulai dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal (length of stay), dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....