Wabup Lotim Gandeng Pesantren Cegah Perkawinan Anak dan Tekan Stunting

  • 01 Mar 2026 19:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pencegahan perkawinan anak menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam upaya percepatan penurunan stunting. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, saat bersilaturahmi bersama pengurus, guru, staf, dan santri Yayasan Pondok Pesantren Al Badriyah Rarang, Kecamatan Terara.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup mengajak pondok pesantren untuk turut aktif mensosialisasikan pentingnya pencegahan perkawinan anak sebagai bagian dari strategi menekan angka stunting di daerah. Ia menjelaskan bahwa perkawinan anak memiliki dampak serius terhadap kesehatan ibu dan anak.

Pernikahan pada usia yang belum matang secara fisik dan psikologis berpotensi menimbulkan kehamilan berisiko, kekurangan gizi pada ibu hamil, hingga melahirkan anak dalam kondisi stunting. “Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir dan karakter generasi muda. Melalui edukasi dan pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap pesantren dapat menjadi mitra pemerintah dalam memberikan pemahaman kepada santri, wali santri, dan masyarakat tentang pentingnya menunda usia perkawinan hingga mencapai usia yang matang,” ujarnya. Minggu, 1 Maret 2026.

Ia menegaskan, pencegahan stunting bukan semata tanggung jawab sektor kesehatan. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan, agar pesan yang disampaikan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Pencegahan stunting ini harus menjadi gerakan bersama. Peran tokoh agama dan pesantren sangat penting untuk memperkuat kesadaran tentang kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren, diharapkan angka perkawinan anak di Kabupaten Lombok Timur dapat ditekan secara signifikan, sehingga target penurunan stunting dapat tercapai.bPemerintah daerah juga berkomitmen untuk terus menggencarkan sosialisasi, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas demi Lombok Timur yang sejahtera, maju, adil, religius, dan transparan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....