Edukasi Permakultur Lombok Tingkatkan Pemahaman Muda tentang Mitigasi
- 28 Feb 2026 21:17 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Edukasi permakultur Lombok yang digagas Indriyatno, Dosen Prodi Kehutanan Universitas Mataram memiliki tujuan meningkatkan pemahaman generasi muda tentang mitigasi bencana. Berlokasi di Ampenan, Kota Mataram, kebun ini terintegrasi dengan kemandirian ekonomi berbasis pemanfaatan sumber daya alam lokal.
Lombok Permakultur Ampenan ditujukan Indriyatno sebagai lokasi kegiatan yang menerapkan konsep pembelajaran berbasis pancaindra. Peserta diajak berkeliling kebun untuk mengenali berbagai ekosistem tanaman, dilanjutkan dengan praktik pengolahan pangan.
Indriyatno mengatakan, edukasi mitigasi bencana di wilayah rawan bencana tidak cukup dilakukan melalui teori. Pembelajaran berbasis laboratorium alam mampu melatih peserta mengenali potensi lingkungan secara langsung.
“Pengunjung dilatih menggunakan pancaindra untuk mengenali tanaman obat dan pangan lokal. Tujuannya agar masyarakat mandiri bertahan hidup sebelum bantuan datang saat akses terputus akibat bencana. Jika mampu membaca lingkungan, ancaman justru bisa menjadi berkah ekonomi,” ujarnya, kepada RRI, awal Feburari 2026.
Indriyatno mengatakan, mahasiswa atau pengunjung dapat membagikan pengalaman tersebut kepada masyarakat luas sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi bencana. Setiap kunjungan menjadi langkah strategis untuk memperkecil jarak pemahaman tentang lingkungan. Kunjungan juga menjadi jawaban atas kegelisahan generasi muda terkait kemandirian ekonomi.
“Mahasiswa tidak harus terpaku pada cita-cita menjadi ASN atau pegawai kantoran. NTB sebagai daerah pariwisata memiliki potensi besar di sektor agrowisata. Kebun dengan keanekaragaman tanaman justru lebih menarik wisatawan dan memiliki nilai ekonomi nyata,” ujarnya.
Kunjungan ke Permakultur merupakan yang kedua kali bagi RRI. Sebelumnya sempat melihat dari dekat bagaimana memerah susu kambing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....