Tekan Inflasi, Pemkab Lombok Timur Akan Bagikan Bibit Cabai

  • 28 Feb 2026 20:44 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan langkah strategis untuk menekan laju inflasi daerah yang salah satunya dipicu oleh melonjaknya harga cabai. Melalui program gerakan tanam cabai, pemda akan membagikan ribuan benih cabai beserta polybag kepada masyarakat di seluruh desa.

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, menerangkan bahwa kenaikan harga cabai terjadi akibat menurunnya pasokan secara drastis. Tanaman cabai yang ditanam seharusnya sudah memasuki masa panen, namun curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak tanaman rusak.

“Curah hujan yang cukup tinggi membuat banyak tanaman cabai terendam dan rusak, sehingga produksi menurun tajam,” jelasnya Sabtu, 28 Februari 2026.

Akibatnya, pasokan cabai ke pasar berkurang sementara permintaan tetap tinggi. Kondisi tersebut mendorong harga melonjak dan berdampak terhadap inflasi daerah.

Ia menyayangkan kondisi tersebut mengingat Lombok Timur dikenal sebagai salah satu daerah pertanian dan penghasil cabai di Nusa Tenggara Barat. “Kita ini daerah pertanian dan penghasil cabai, tapi kenapa justru harga cabai di daerah kita mahal. Seharusnya ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi serupa tidak hanya terjadi di Lombok Timur, tetapi juga hampir merata di berbagai wilayah di NTB bahkan secara nasional. Meski demikian, sebagai daerah produsen, diperlukan langkah cepat untuk mengendalikan harga di tingkat lokal.

Sebagai solusi jangka pendek dan menengah, pihaknya mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam cabai secara mandiri, baik menggunakan pot, polybag maupun ember bekas.“Kita dorong masyarakat tanam cabai di pekarangan rumah. Tidak perlu lahan luas, bisa pakai polybag atau ember bekas. Yang penting produktif,” ujarnya.

Pemerintah daerah juga akan membagikan bibit cabai siap tanam yang sudah berada di dalam polybag ke seluruh desa di Lombok Timur. Dengan langkah tersebut, diharapkan setiap rumah tangga dapat menjadi produsen cabai skala rumahan.

Melalui gerakan ini, Pemkab Lombok Timur optimistis pasokan cabai di tingkat lokal dapat terjaga. Tentunya agar harga kembali stabil dan tekanan inflasi daerah dapat ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....