Waduh! Anak Hanyut di Selong Ditemukan di Pulau Moyo?
- 28 Feb 2026 06:01 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyampaikan rasa syukur atas informasi penemuan seorang anak yang sebelumnya dilaporkan hanyut di wilayah Selong. Anak tersebut diduga ditemukan di perairan Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, setelah beberapa hari dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan.
“Saya atas nama pemerintah sangat bersyukur mendengar informasi bahwa korban yang hanyut itu, yang berhari-hari dicari semua elemen masyarakat yang peduli, akhirnya ada kabar ditemukan,” ujar Bupati. Sabtu, 28 Februari 2026.
Menurutnya, informasi sementara yang diterima menyebutkan bahwa ciri-ciri anak yang ditemukan di Pulau Moyo memiliki kesamaan dengan anak yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kelurahan Selong, Kecamatan Selong. Meski demikian, Bupati menegaskan pihaknya masih menunggu kepastian identitas dari keluarga korban untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Yang penting sekarang doa kita, mudah-mudahan anak yang ditemukan ini benar anak dari keluarga kita di Selong, sehingga keluarganya bisa tenang,” katanya.
Bupati juga memastikan pemerintah daerah akan memfasilitasi kebutuhan keluarga korban untuk proses penjemputan ke Sumbawa. “Tentu pemerintah daerah akan membantu memfasilitasi kendaraan dan kebutuhan keluarga untuk proses penjemputan, agar semuanya berjalan lancar,” tegasnya.
Terkait lokasi kejadian, Bupati menjelaskan bahwa saluran air di wilayah Selong tidak seluruhnya terbuka karena memiliki fungsi penting dalam sistem drainase perkotaan. Ia menyebut, penutupan saluran secara menyeluruh justru dapat menyulitkan proses pembersihan dan perawatan.
“Saluran itu memang tidak semuanya terbuka karena bagian dari sistem drainase. Kalau semuanya ditutup permanen, justru akan menyulitkan saat pembersihan,” jelasnya.
Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim hujan ketika arus air menjadi lebih deras dan berbahaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....