Antisipasi Rob, Pemkot Mataram akan Bangun Kolam Retensi
- 27 Feb 2026 11:55 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID,Mataram - Pemerintah Kota Mataram melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Mataram menyiapkan strategi baru pengendalian genangan dengan membangun kolam retensi seluas sekitar 20 are di kawasan Bale Mentaram, tepatnya di samping Bundaran Mataram Metro, selatan kantor baru Wali Kota di Jalan Gajah Mada.
Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, mengatakan rencana ini muncul sebagai respons atas persoalan tahunan luapan saluran air yang kerap merendam ruas Jalan Dr. Soedjono, terutama dari Gedung DPRD hingga Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara.
'Kawasan selatan Kota Mataram selama ini menjadi titik rawan karena menerima limpasan air dari wilayah timur (hulu) yang mengalir menuju pantai," katanya, Jumat 27 Februari 2026.
Lale menjelaskan saat curah hujan tinggi berbarengan dengan air pasang, debit yang besar tidak tertampung optimal sehingga memicu genangan dan mengganggu arus lalu lintas. Kondisi geografis yang relatif landai memperlambat pembuangan air secara alami ke laut, pembangunan kolam retensi dipilih sebagai langkah realistis dibanding membuat saluran langsung ke pantai.
“Secara geografis, Kota Mataram memiliki tantangan tersendiri. Jika air langsung dibuang ke pantai saat terjadi rob atau pasang tinggi, justru bisa memperparah kondisi. Karena itu kami memilih strategi memperlambat dan mengurangi volume air yang mengalir ke selatan,” ujarnya.
Kolam retensi dirancang memanfaatkan lahan di sudut dekat kantor Wali Kota yang telah memiliki jaringan saluran eksisting. Dengan luas sekitar 20 are dan kedalaman dua meter, kolam tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 40.000 meter kubik air.
"Air dari saluran akan ditampung sementara sebelum dialirkan perlahan ke arah barat (hilir), sehingga tekanan debit di ruas rawan genangan dapat ditekan," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....