Hujan Lebat Berpotensi Melanda Sejumlah Wilayah di NTB

  • 26 Feb 2026 14:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat – Nusa Tenggara Barat (NTB) masih berada di periode musim hujan. Hujan dengan kategori lebat mengguyur sebagian besar wilayah NTB, Selasa, 23 Februari 2026.

Hujan lebat di Sumbawa Barat mengakibatkan banjir di beberapa desa. Di Lombok Tengah, hujan menyebabkan banjir di sekitar kawasan wisata Kuta Mandalika. Hujan lebat sesuai prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika masih berpotensi terjadi sampai 27 Februari 2026. Mengindikasikan NTB sedang memasuki puncak musim hujan periode 2005-2006.

“Puncak musim hujan patut diwaspadai masyarakat karena dapat menimbulkan banjir dan tanah longsor. Begitu juga ketinggian gelombang perairan NTB,” kata Suci Agustiarini, Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi NTB kepada RRI di kantornya, Selasa, 24 Februari 2026.

Tinggi gelombang di Selatan NTB dapat mencapai empat meter. Kondisi gelombang yang dapat membahayakan pelayaran kapal kecil dan sedang. Kecepatan angin di pekan ini juga pantas diwaspadai. Hujan berpotensi menumbangkan pohon karena disertai angin kencang.

Suci mengatakan, hujan di NTB disebabkan pertumbuhan awan hujan di darat maupun perairan yang skalanya cukup luas. Fakta itu terpantau satelit di layar monitor BMKG. Melalui metode terbaru, BMKG melakukan pengolahan data. Analisis terhubung kesepakatan internasional untuk keseragaman informasi.

"Peningkatan MJO (Madden-Julian Oscillation) menunjukan pergerakan aktivitas konvektif atmosfer ke wilayah Benua Maritim (Indonesia), memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan secara intensif. Fase ini sering menyebabkan curah hujan tinggi, cuaca ekstrem, dan risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di sebagian besar wilayah Indonesia," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....