Hujan Waspadai Potensi Banjir di Dua Kecamatan

  • 25 Feb 2026 12:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Kecamatan Kempo dan Hu'u, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menjadi kecamatan dengan tingkat potensi bencana banjir yang cukup tinggi. Kerusakan alam dan kontur tanah yang berada di cekungan, menjadikan dua kecamatan itu, berpotensi terjadi genangan saat hujan dengan intesitas tinggi.

Ketua Perhimpunan Ahli hidrometeorologi Kabupaten Dompu, Aris Ansyari mengatakan, jika dilihat dari kerusakan alam, semua kecamatan memiliki potensi yang sama. Namun, dua kecamatan itu, menjadi yang paling parah.

“Kecamatan Kempo itu, ada di desa Tolo Kalo, sementara kecamatan Hu'u itu, ada di Desa Daha dan Desa Marada,” katanya, Rabu, 25 Februari 2025.

Sementara di Desa daha dan Marada, sungai besar yang melintasi dua desa ini, dikatakan Aris, kondisinya terjadi pendangkalan. Ironisnya, sendimen di sungai ini, bukan lumpur, namun bebatuan.

Untuk melakukan pengerukan di sungai tersebut, tidak cukup menggunakan alat berat biasa.

“Ada cara jangka panjang untuk untuk mencegah bencana terjadi,” katanya.

Reboisasi, kata Aris, merupakan solusi yang tepat, untuk memgembalikan fungsi hutan. Air hujan yang turun, baik intesitas ringan maupun tinggi, dapat tertahan dan masuk ke tanah.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Selain mencehan terjadinya bencana banjir, lestarinya hutan juga dapat menyimpan pasokan air dan dapat digunakan saat musim kemarau tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....