Pemda Lombok Timur Dorong Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu
- 24 Feb 2026 06:15 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Pemerintah Daerah Lombok Timur terus berupaya mengatasi persoalan pengelolaan sampah dengan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya volume sampah serta kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian terbatas.
Saat ini, TPST yang telah beroperasi baru berada di wilayah Sembalun. Namun ke depan, Pemda Lombok Timur berencana memperluas jaringan TPST ke wilayah tengah, utara, dan selatan Lombok Timur guna memastikan penanganan sampah lebih merata.
Wakil Bupati Lombok Timur, Haji Muhammad Edwin Hadiwijaya, menjelaskan bahwa pengembangan TPST merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. “Pengembangan TPST ini adalah langkah strategis pemerintah daerah untuk menangani persoalan sampah yang volumenya semakin hari semakin bertambah,” ujarnya, Selasa, 24 Februari 2026.
Menurutnya, keberadaan TPST di setiap kecamatan akan mempermudah masyarakat dalam membuang serta mengelola sampah secara lebih terorganisir. Selain itu, langkah ini juga akan mengurangi beban sampah yang selama ini dibuang ke TPA Ijo Balit yang kondisinya sudah mendekati kapasitas maksimal.
“Kalau TPST tersedia di setiap wilayah, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan pengelolaan sampah. Ini sekaligus mengurangi pasokan sampah ke TPA Ijo Balit yang saat ini sudah hampir penuh,” jelasnya.
Edwin Hadiwijaya menegaskan, setelah fasilitas TPST terbangun, pemerintah desa akan memiliki kewajiban untuk mengangkut sampah dari wilayah masing-masing menuju TPST terdekat.
“Setelah TPST tersedia, desa tidak bisa lagi menunggu. Mereka wajib mengangkut sampah dari wilayahnya untuk dibawa ke TPST terdekat agar pengelolaannya lebih maksimal,” katanya.
Ke depan, Pemda Lombok Timur berharap pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Kita ingin pengolahan sampah ini menjadi gerakan bersama. Pemerintah menyiapkan sistemnya, tetapi masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan,” tambahnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....