Gubernur NTB Imbau Warga Jaga Kamtibmas Selama Ramadan

  • 23 Feb 2026 12:49 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memimpin Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Lapangan Baradaksa Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Senin, 23 Februari 2026. Dalam amanatnya, Iqbal menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci, terutama di titik-titik rawan keramaian.

“Alhamdulillah, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Nusa Tenggara Barat secara umum terpantau kondusif. Namun memasuki Ramadan, ada sejumlah isu yang perlu menjadi fokus bersama,” kata Iqbal.

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal memimpin Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadan 1447 H/2026 M di Lapangan Baradaksa Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Senin, 23 Februari 2026. Foto: RRI/Diskominfotik NTB.

Menurut dia, Ramadan merupakan bulan ibadah, kedamaian, dan penguatan nilai kebersamaan. Pemerintah Provinsi NTB, kata dia, ingin memastikan seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khusyuk.

Iqbal meminta aparat meningkatkan kewaspadaan di pusat-pusat keramaian seperti pasar, terminal, tempat ibadah, serta lokasi kegiatan masyarakat pada malam hari. Ia juga menyoroti potensi gangguan keamanan seperti balap liar, penggunaan petasan berbahaya, peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga potensi konflik sosial.

“Semua harus diantisipasi dan ditindak cepat, tegas, namun tetap humanis,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, Iqbal mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Ia menegaskan Ramadan tidak boleh menjadi momentum kenaikan harga yang memberatkan masyarakat.

Iqbal juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga. “Tidak ada instansi yang bekerja sendiri. Ini era kolaborasi, bukan kompetisi. Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci,” kata dia.

Menurut Iqbal, peran Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satuan Polisi Pamong Praja, serta aparat kelurahan dan desa menjadi strategis sebagai garda terdepan dalam deteksi dini dan menjaga ketertiban lingkungan. Kehadiran mereka, kata dia, bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga pengayom dan mediator sosial.

“Apel siaga ini menunjukkan komitmen bahwa negara hadir, menjaga masjid tetap khusyuk, jalanan tetap aman, ruang digital tetap tertib, dan generasi muda terlindungi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Inspektur Jenderal Polisi Edy Murbowo mengatakan apel siaga digelar untuk memastikan keamanan tempat ibadah, pusat perbelanjaan, ruang publik, serta lokasi aktivitas remaja selama Ramadan.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar mengisi Ramadan dengan kegiatan positif. “Jangan balap liar, ganti dengan kegiatan keagamaan yang lebih produktif,” kata Edy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....